Paus Leo XIV Tampil Kasual dengan Topi Bisbol White Sox di Vatikan
Paus Leo XIV kembali menjadi sorotan publik, kali ini bukan karena doktrin atau kebijakan kepausan, melainkan karena penampilannya yang santai dan mencuri perhatian. Saat menyampaikan audiensi umum di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada hari Rabu, 11 Juni 2025, Paus terlihat mengenakan topi bisbol hitam yang diidentifikasi sebagai milik tim Chicago White Sox, tim yang telah lama didukungnya.
Dengan senyum khas dan aura bersahaja, Paus Leo menyambut para peziarah dan umat dari berbagai negara. Sebuah momen mengharukan tertangkap kamera ketika beliau memberikan berkat kepada pasangan pengantin baru yang tampak sebagai penggemar berat White Sox. Momen ini dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan hangat, khususnya di kalangan warga Chicago yang merasa bangga dengan identitas Paus yang berasal dari kota mereka.
Sejak terpilih menjadi Paus pada bulan Mei dan menjadi Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat, Leo XIV, yang lahir dengan nama Robert Francis Prevost, tidak pernah menyembunyikan akar Chicago-nya. Fakta menarik lainnya adalah bahwa beliau bukan penggemar Chicago Cubs, rival White Sox. Hal ini dikonfirmasi oleh adik kandungnya, John Prevost, dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi WGN Chicago.
"Dia tidak pernah menjadi penggemar Cubs, itu pasti. Sejak dulu, dia adalah pendukung setia White Sox," ujar John sambil tertawa. "Ibu kami memang penggemar Cubs, ayah pendukung Cardinals, tetapi Leo selalu setia kepada White Sox."
Bukti kesetiaan Paus Leo pada White Sox semakin diperkuat dengan beredarnya video lama yang menunjukkan beliau menyaksikan pertandingan Game 1 World Series 2005, tahun kejayaan White Sox, sambil mengenakan jaket tim kebanggaannya. Saat itu, Chicago White Sox berhasil mengalahkan Houston Astros dalam empat pertandingan langsung.
Sebagai bentuk penghormatan, klub bisbol yang berbasis di South Side Chicago itu memberikan penghormatan khusus kepada Paus Leo bulan lalu dengan memasang grafis wajahnya di Guaranteed Rate Field. Gestur simbolis ini berhasil menyatukan unsur keagamaan dan kecintaan pada olahraga dalam satu momen yang tak terlupakan.
Selain kecintaannya pada bisbol, Paus Leo juga dikenal sebagai alumni Universitas Villanova, lulus pada tahun 1977. Koneksi ini sempat memicu harapan di kalangan penggemar New York Knicks, karena beberapa pemain bintang mereka seperti Jalen Brunson, Josh Hart, dan Mikal Bridges juga merupakan alumni Villanova. Namun, impian mereka untuk meraih gelar juara harus tertunda setelah Knicks dikalahkan oleh Pacers di Final Wilayah Timur.
Dengan gaya yang santai dan membumi, Paus Leo XIV memberikan pesan yang kuat: menjadi pemimpin dunia tidak berarti harus meninggalkan hal-hal kecil yang membentuk identitas diri kita, termasuk kecintaan pada tim olahraga masa kecil. Beliau tetap setia pada White Sox, dari South Side Chicago hingga Takhta Suci Vatikan.