Pertamina Segarkan Jajaran Pimpinan: TODOTUA Pasaribu, Nanik Sudaryati Deyang, dan Agung Wicaksono Isi Posisi Strategis

Perusahaan energi nasional, PT Pertamina (Persero), mengumumkan perubahan dalam jajaran pimpinannya melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Juni 2025. Penunjukan ini menandai babak baru bagi Pertamina dengan hadirnya tiga tokoh baru yang akan mengisi posisi strategis dalam perusahaan.

TODOTUA Pasaribu, seorang pengusaha berpengalaman di sektor energi, dipercaya untuk menduduki kursi Wakil Komisaris Utama. Sebelumnya, TODOTUA menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (2024-2025). Kiprahnya di dunia bisnis juga tercatat sebagai CEO Bomba Group sejak 2019, sebuah perusahaan holding investasi yang bergerak di berbagai sektor, termasuk perkebunan, pertambangan, properti, energi, serta kontraktor dan logistik. Pengalamannya yang luas diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Pertamina.

Nanik Sudaryati Deyang, seorang jurnalis senior dengan rekam jejak panjang di dunia media massa, didapuk sebagai Komisaris Independen. Nanik dikenal sebagai sosok yang kritis dan memiliki pemahaman mendalam tentang berbagai isu sosial, politik, dan ekonomi. Sebelum bergabung dengan Pertamina, Nanik aktif di pemerintahan sebagai Wakil I Badan Pengentasan Kemiskinan periode tahun 2024-2029.

Sementara itu, Agung Wicaksono, seorang profesional dengan pengalaman luas di bidang pendanaan dan investasi, ditunjuk sebagai Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina. Sebelum bergabung dengan Pertamina, Agung menjabat sebagai Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi di Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Agung memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan gelar Doktor dari International Management University of St. Gallen, Swiss. Pengalamannya dalam memimpin berbagai proyek strategis diharapkan dapat mempercepat transformasi dan keberlanjutan bisnis Pertamina.

Berikut adalah daftar riwayat jabatan Agung Wicaksono:

  • Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) (2023 – 2025)
  • Managing Director PT Jababeka Infrastruktur (2021 – 2023)
  • Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (2018 – 2020)
  • Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (2016 – 2018)
  • Kabinet Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2014-2016)
  • Asisten Ahli Kabinet Indonesia Bersatu II (2009 – 2014)
  • Dosen Sekolah Bisnis & Manajemen, Institut Teknologi Bandung (2008-2020)
  • Deputi Direktur MBA, Sekolah Bisnis & Manajemen ITB Jakarta (2008 – 2010)
  • Research Associate di Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS) Singapura, Visiting Scholar di Wee Kim Wee Center di Singapore Management University, dan Research Assistant di Asia Research Center (ARC) University of St. Gallen, Swiss (2004 – 2007)
  • Business Analyst di A.T. Kearney Southeast Asia, Associate di Ernst & Young Jakarta, dan Roland Berger Strategy Consultant, Hamburg (2002 – 2004).

Penunjukan TODOTUA Pasaribu, Nanik Sudaryati Deyang, dan Agung Wicaksono diharapkan dapat membawa energi baru dan memperkuat posisi Pertamina sebagai perusahaan energi terdepan di Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendorong inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan bisnis Pertamina di masa depan.