Fabio Capello Dorong Inter Milan Gaet Rasmus Hojlund untuk Perkuat Lini Depan
Inter Milan mendapatkan saran dari mantan pelatih tim nasional Inggris, Fabio Capello, untuk mempertimbangkan perekrutan Rasmus Hojlund dari Manchester United. Capello menilai Hojlund akan menjadi tambahan yang ideal untuk memperkuat lini depan Nerazzurri.
Di tengah isu yang menerpa klub, Capello menekankan pentingnya Inter Milan untuk terus berinvestasi dalam peningkatan kualitas skuad, terutama di sektor penyerangan. Selain nama Hojlund, penyerang Parma, Ange-Yoan Bonny, juga sempat dikaitkan dengan potensi kepindahan ke Giuseppe Meazza.
Masa depan Rasmus Hojlund di Manchester United memang menjadi bahan perbincangan hangat. Performanya yang dinilai belum memenuhi ekspektasi dalam dua musim terakhir menjadi alasan utama spekulasi tersebut.
Musim lalu, Hojlund hanya mampu mencetak 10 gol dan memberikan empat assist dalam 52 penampilannya di berbagai kompetisi bersama Manchester United. Sementara itu, Ange-Yoan Bonny mencatatkan enam gol dan empat assist dalam 38 pertandingan.
Capello secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap potensi transfer Hojlund ke Inter Milan. Menurutnya, pemain asal Denmark tersebut memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan tim.
"Saya telah membaca beberapa nama, dari Hojlund hingga Bonny. Saya adalah penggemar yang pertama, meskipun dia tidak bersinar di Manchester United," ujar Capello seperti dikutip dari Sportskeeda.
Capello menambahkan, Hojlund adalah penyerang yang sangat dinamis dan pandai memanfaatkan ruang. Meskipun masih muda, Hojlund telah menunjukkan potensi yang menjanjikan saat bermain untuk Atalanta.
"Pemain Denmark itu adalah penyerang yang sangat dinamis, bagus dalam mengeksploitasi ruang. Meskipun dia masih sangat muda, dia membuat saya terkesan di Atalanta." Tambah Capello.
Capello juga memberikan pandangannya mengenai Ange-Yoan Bonny. Ia menilai Bonny sebagai striker dengan tipe yang berbeda, lebih terlibat dalam membangun serangan, tetapi mungkin belum sepenuhnya siap untuk tantangan di level yang lebih tinggi.
"Bonny adalah jenis striker yang berbeda, lebih terlibat dalam permainan membangun serangan, tetapi mungkin kurang siap. Haruskah saya mengatakannya? Dia akan menjadi pilihan yang lebih berisiko," pungkas Capello.