Todotua Pasaribu Nahkodai Kursi Wakil Komisaris Utama Pertamina: Langkah Strategis dalam RUPS Tahunan

PT Pertamina (Persero) melakukan perombakan signifikan dalam jajaran komisaris dan direksi, sebuah keputusan penting yang diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024. Acara tersebut berlangsung pada hari Kamis (12/6) di Grha Pertamina, Jakarta Pusat, menjadi saksi bisu perubahan kepemimpinan strategis di perusahaan energi plat merah ini.

Sorotan utama dari RUPS Tahunan ini adalah penunjukan Todotua Pasaribu, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) Pertamina. Beliau menggantikan Dony Oskaria dalam posisi kunci ini, menandai babak baru dalam pengawasan dan arahan strategis perusahaan.

Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa penunjukan Todotua Pasaribu merupakan prerogatif dari pemegang saham. Menurutnya, latar belakang Todotua sebagai Wamen Investasi dan Hilirisasi serta Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadikannya representasi komisaris yang relevan dengan kepentingan dan arah pengembangan Pertamina.

"Penunjukan ini merupakan kewenangan penuh pemegang saham. Namun, kita melihat bahwa posisi Pak Todotua sebagai Wamen Investasi dan Hilirisasi serta Wakil Kepala BKPM sangat relevan dengan peran Pertamina," ujar Fadjar di Grha Pertamina, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/6/2024).

Fadjar menambahkan bahwa pemegang saham Pertamina saat ini adalah Kementerian BUMN dan Danareksa (Danantara), sehingga penunjukan Todotua Pasaribu sebagai Wakomut juga mempertimbangkan sinergi antara Pertamina dan Danantara.

RUPS Tahunan tersebut juga menghasilkan keputusan penting lainnya, yaitu perubahan dalam jajaran direksi Pertamina. Beberapa nama baru yang mengisi posisi strategis antara lain Oki Muraza sebagai Wakil Direktur Utama, Jaffee Arizon Suardin sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur, Agung Wicaksono sebagai Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis, serta Andy Arvianto sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara itu, M. Erry Sugiharto, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur SDM, kini mengemban amanah sebagai Direktur Penunjang Bisnis.

Berikut adalah susunan lengkap Direksi dan Komisaris Pertamina setelah RUPS Tahunan:

Direksi:

  • Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
  • Wakil Direktur Utama: Oki Muraza
  • Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
  • Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
  • Direktur Logistik dan Infrastruktur: Jaffee Arizon Suardin
  • Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
  • Direktur Penunjang Bisnis: M. Erry Sugiharto
  • Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis: Agung Wicaksono
  • Direktur Sumber Daya Manusia: Andy Arvianto

Komisaris:

  • Komisaris Utama & Independen: Mochammad Iriawan
  • Wakil Komisaris Utama: Todotua Pasaribu
  • Komisaris Independen: Condro Kirono
  • Komisaris Independen: Raden Ajeng Sondaryani
  • Komisaris Independen: Nanik S. Deyang
  • Komisaris: Bambang Suswantono
  • Komisaris: Heru Pambudi

Perubahan struktur kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa Pertamina menuju era baru yang lebih progresif, adaptif, dan berdaya saing tinggi di kancah energi global. Dengan sinergi antara jajaran direksi dan komisaris yang baru, Pertamina diharapkan mampu menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang di sektor energi, serta memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan ekonomi nasional.