Tottenham Hotspur Layangkan Gugatan Hukum Terhadap Perusahaan Milik Jim Ratcliffe

Tottenham Hotspur mengambil langkah hukum dengan menggugat INEOS Automotive, sebuah perusahaan otomotif yang merupakan bagian dari kerajaan bisnis INEOS yang dimiliki oleh Sir Jim Ratcliffe, pemilik sebagian saham Manchester United. Gugatan ini diajukan terkait dengan perselisihan kontrak kerjasama yang sebelumnya terjalin antara kedua belah pihak.

Sengketa ini bermula dari perjanjian kemitraan yang ditandatangani pada tahun 2022, di mana INEOS Grenadier, kendaraan 4x4 produksi INEOS Automotive, ditunjuk sebagai mitra kendaraan resmi Tottenham Hotspur selama lima tahun. Namun, INEOS Automotive secara sepihak memutuskan untuk mengakhiri kerjasama tersebut pada Maret 2025, atau tiga tahun setelah perjanjian awal disepakati.

Pihak INEOS Automotive berdalih bahwa pemutusan kontrak ini didasarkan pada interpretasi mereka terhadap perjanjian awal yang diteken dengan induk perusahaan, INEOS, pada tahun 2020. Mereka mengklaim memiliki hak kontraktual untuk mengakhiri kerjasama tersebut, dan telah memberitahukan keputusan ini pada Desember 2024. "Kami memiliki hak kontraktual untuk mengakhiri kontrak kerja sama kami dan pada Desember 2024 menggunakan hak itu," ujar juru bicara INEOS Automotive.

Tottenham Hotspur sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan yang mereka ajukan. Namun, langkah hukum ini menunjukkan keseriusan klub asal London Utara tersebut dalam menyelesaikan sengketa kontrak ini.

Di sisi lain, INEOS juga sempat terlibat perselisihan dengan New Zealand Rugby (NZR) terkait kesepakatan sponsor. NZR sempat mengajukan proses hukum terhadap INEOS pada Februari lalu, menuduh perusahaan tersebut belum membayarkan cicilan pertama dari uang sponsor tahun 2025, yang jatuh tempo berdasarkan perjanjian enam tahun yang disepakati pada 2021. INEOS kemudian mengklaim tengah menyesuaikan keuangannya, sebab sedang melakukan penghematan.