Tragedi di Arena Sabung Ayam Kintamani: Seorang Pria Meregang Nyawa Akibat Pertikaian Berdarah

Sebuah insiden tragis terjadi di arena sabung ayam (tajen) di Banjar Tabu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, yang merenggut nyawa seorang pria bernama I Komang Alam Sutawan (37). Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (14/6/2025) ini mengubah arena sabung ayam menjadi lokasi pertikaian berdarah yang memilukan.

I Komang Alam Sutawan tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli sekitar pukul 19.00 WITA dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Menurut keterangan Staf Humas RSUD Bangli, Sang Kompyang Ari Wijaya, korban dibawa oleh ambulans Puskesmas V Kintamani tanpa didampingi tenaga medis dan sudah tidak bernyawa. "Saat tiba, tubuh pasien sudah dalam keadaan dingin dan pucat," ungkap Sang Kompyang. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka bacok yang sangat serius di bagian dada kiri yang menembus jantung, serta luka pada ulu hati yang menyebabkan jaringan lemak keluar. Selain itu, terdapat luka sayatan yang cukup dalam di lengan kanan bawah korban.

Pihak kepolisian mengkonfirmasi bahwa I Komang Alam Sutawan terlibat perkelahian dengan seorang pria bernama IWL alias Mangku Luwes di arena tajen tersebut. Motif yang mendasari perkelahian ini masih belum diketahui secara pasti dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib. Akibat insiden ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia, yaitu I Komang Alam Sutawan, dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Selain I Komang Alam Sutawan, RSUD Bangli juga menerima pasien lain bernama I Suardana, yang tiba di IGD dengan diantar oleh keluarganya menggunakan kendaraan pribadi. I Suardana mengalami luka terbuka di bagian lengan kiri bawah dan telah mendapatkan penanganan awal berupa jahitan di Puskesmas V Kintamani sebelum dirujuk ke RSUD Bangli. Menurut Sang Kompyang, I Suardana telah menjalani operasi pada malam harinya sekitar pukul 20.30 WITA. Operasi tersebut berlangsung selama 90 menit dan dilakukan oleh tim dokter RSUD Bangli, termasuk dokter Botha dan dokter Dwija, dengan tujuan untuk memperbaiki pembuluh darah (repair vascular) di lengan korban.

Mengenai Mangku Luwes, pihak RSUD Bangli menyatakan bahwa mereka tidak menerima pasien dengan nama tersebut. Diduga, Mangku Luwes dilarikan ke rumah sakit lain untuk mendapatkan perawatan medis. Sang Kompyang menyarankan agar informasi lebih lanjut mengenai Mangku Luwes dikonfirmasi kepada pihak kepolisian yang menangani kasus ini.

Peristiwa berdarah di arena tajen Kintamani ini menjadi viral setelah video perkelahian tersebut diunggah ke media sosial Facebook oleh akun Bali Jaya Ceritaku Ceritamu. Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga saling serang di arena sabung ayam, mengubahnya menjadi lokasi duel maut yang mengerikan. Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti perkelahian dan menindak pelaku yang bertanggung jawab.