Sensasi Rendang dalam Balutan Pie: Kreasi Unik Bakery Hong Kong yang Diburu

Hong Kong, surga kuliner yang memanjakan lidah, kembali menghadirkan inovasi rasa yang tak terduga. Sebuah bakery bernama Bakehouse by Gregoire Michaud, yang didirikan oleh seorang chef asal Swiss pada tahun 2013, menjadi buah bibir di kalangan pecinta kuliner karena kreasi uniknya: pie rendang.

Bakehouse by Gregoire Michaud memang dikenal dengan berbagai pastry lezatnya. Namun, pie rendang ini menjadi daya tarik tersendiri. Bagaimana tidak, hidangan rendang yang kaya rempah, yang merupakan warisan kuliner Sumatera Barat, kini hadir dalam balutan pie yang menggugah selera. Pie ini tidak hanya menawarkan rasa yang unik, tetapi juga tampilan yang memikat. Berbentuk seperti bunga dengan taburan biji wijen hitam dan putih, pie rendang ini menjanjikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Tekstur flaky pada bagian luar pie berpadu sempurna dengan isian daging rendang yang melimpah. Setiap gigitan menghadirkan sensasi rasa rempah yang kuat, berpadu dengan kelembutan daging dan potongan kentang. Tak heran, meski dibanderol dengan harga 48 HKD (sekitar Rp 99.591) per buah, pie rendang ini selalu menjadi incaran para pelanggan.

Popularitas pie rendang ini semakin meroket setelah seorang seleb TikTok, Gilang Samiadji, mencicipinya saat berlibur di Hong Kong. Dalam unggahannya, Gilang mengungkapkan kekagumannya terhadap rasa pie rendang yang lezat dan isiannya yang penuh dengan daging dan kentang. Testimoni positif ini semakin meningkatkan rasa penasaran para pecinta kuliner untuk mencoba sendiri sensasi rendang dalam balutan pie.

Bakehouse by Gregoire Michaud sendiri sudah terkenal dengan egg tart sourdoughnya yang unik. Setiap hari, puluhan ribu egg tart ini ludes terjual. Selain egg tart, bakery ini juga menawarkan berbagai macam pastry lainnya seperti apple crumbles, cinnamon buns, cookies dan sausage roll. Kehadiran pie rendang semakin melengkapi daya tarik Bakehouse sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di Hong Kong.