Asrama Sepolwan Ciputat Dilalap Api, Diduga Akibat Korsleting Pengisi Daya Ponsel
Kebakaran melanda sebuah asrama di Kompleks Lembaga Pendidikan Polisi (Lemdikpol), yang juga dikenal sebagai Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan), yang terletak di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/6/2025) sore.
Pihak kepolisian menduga kuat bahwa penyebab utama kebakaran adalah korsleting listrik yang berasal dari pengisi daya ponsel (charger) yang sedang digunakan. Menurut keterangan Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Harnas Prihandito, percikan api pertama kali muncul dari area colokan listrik tempat pengisian daya ponsel tersebut.
"Pemicu kebakaran berasal dari colokan listrik, yang diawali dari colokan ponsel saat mengisi daya," ujar Kompol Harnas, seperti dikutip dari keterangan pers.
Syukur Alhamdulillah, insiden kebakaran ini tidak menyebabkan korban luka maupun korban jiwa. Kompol Harnas memastikan bahwa seluruh penghuni asrama selamat dan telah dievakuasi ke tempat yang aman.
Menurut laporan yang diterima, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.52 WIB. Seorang saksi mata melihat adanya kobaran api di bagian belakang asrama dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.
Untuk memadamkan api, Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 62 personel. Petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api sekitar pukul 17.13 WIB. Meskipun api berhasil dipadamkan, dampak kebakaran ini cukup signifikan. Tercatat ada tiga keluarga dengan total 24 jiwa yang terdampak langsung akibat kebakaran ini.
Saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan dan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran dan menaksir kerugian yang ditimbulkan. Proses investigasi melibatkan pemeriksaan terhadap instalasi listrik dan wawancara dengan saksi-saksi untuk mengumpulkan informasi yang akurat dan lengkap. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan perangkat elektronik dan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik:
- Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala: Pastikan instalasi listrik di rumah Anda diperiksa secara berkala oleh teknisi yang kompeten.
- Gunakan Peralatan Listrik yang Berstandar: Gunakan peralatan listrik yang memiliki standar keamanan yang jelas.
- Jangan Menumpuk Colokan Listrik: Hindari menumpuk colokan listrik pada satu stop kontak untuk mencegah beban berlebih.
- Cabut Peralatan Listrik yang Tidak Digunakan: Cabut peralatan listrik dari stop kontak jika tidak sedang digunakan.
- Perhatikan Kabel Listrik: Periksa kondisi kabel listrik secara berkala dan segera ganti jika ada yang rusak.
- Hindari Penggunaan Kabel yang Terkelupas: Jangan gunakan kabel listrik yang terkelupas karena dapat menyebabkan korsleting.
- Jangan Tinggalkan Pengisi Daya Ponsel Tercolok Semalaman: Hindari meninggalkan pengisi daya ponsel tercolok semalaman untuk mencegah panas berlebih.
Dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari bahaya kebakaran akibat korsleting listrik.