Dominasi Barcelona atas Benfica di Liga Champions: Kemenangan 3-1 dan Rekor Spesial Yamal

Dominasi Barcelona atas Benfica di Liga Champions: Kemenangan 3-1 dan Rekor Spesial Yamal

Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2024-2025 antara Barcelona dan Benfica di Stadion Olimpic Lluis Companys, Selasa (11/3/2025) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan telak bagi tuan rumah. Barcelona berhasil mengalahkan Benfica dengan skor 3-1, memastikan tiket ke perempat final dengan agregat 4-1. Kemenangan ini diwarnai dengan penampilan gemilang Lamine Yamal, yang mencetak sejarah baru dalam kompetisi bergengsi tersebut.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil unggul cepat melalui gol Raphinha pada menit ke-11. Keunggulan Barcelona tak bertahan lama, Benfica mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Nicolas Otamendi di menit ke-13. Namun, semangat juang Barcelona tak surut. Justru, mereka kembali unggul berkat gol indah Yamal pada menit ke-27, sebuah tendangan melengkung kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper Benfica.

Sebelum mencetak gol, Yamal juga menunjukkan kualitasnya dengan memberikan assist yang cerdik kepada Raphinha untuk gol kedua Barcelona pada menit ke-42. Keunggulan 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan kemenangan Barcelona dan sekaligus menorehkan rekor spesial bagi Yamal. Pada usia 17 tahun dan 241 hari, Yamal menjadi pemain termuda yang mampu mencetak gol dan assist dalam satu pertandingan Liga Champions. Prestasi ini mengukuhkannya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia sepak bola saat ini.

Setelah pertandingan, baik Raphinha maupun Yamal memberikan komentarnya. Raphinha memuji tinggi penampilan Yamal, menyebutnya sebagai pesepak bola dengan kualitas luar biasa. “Gol-golnya hanya menegaskan siapa dirinya, seorang pesepak bola dengan kualitas yang luar biasa,” ujar Raphinha. Sementara itu, Yamal sendiri bersikap rendah hati. Ia menyebut assist yang diberikannya kepada Raphinha hanyalah sebuah kebetulan. "Itu adalah gol yang bagus, namun terkadang hal-hal seperti ini terjadi dan terkadang tidak. Untuk assistnya, saya mencoba melepaskan tembakan dan Raphinha mengubahnya menjadi gol,” ungkap Yamal dalam wawancara di situs resmi Liga Champions.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata kekuatan dan kedalaman skuad Barcelona. Mereka berhasil melewati rintangan Benfica dengan penampilan yang meyakinkan. Kehadiran Yamal semakin menambah daya gedor lini serang Barcelona, dan penampilannya di laga ini menjadi bukti nyata potensi besarnya untuk masa depan. Keberhasilan Barcelona melaju ke babak perempat final juga menjadi catatan penting, menandakan ambisi mereka untuk meraih gelar juara Liga Champions musim ini.

Berikut poin penting dari pertandingan tersebut:

  • Barcelona menang 3-1 atas Benfica.
  • Agregat akhir 4-1 untuk kemenangan Barcelona.
  • Lamine Yamal mencetak gol dan assist, menjadi pemain termuda yang melakukannya di Liga Champions.
  • Raphinha mencetak dua gol untuk Barcelona.
  • Nicolas Otamendi mencetak satu gol untuk Benfica.
  • Barcelona melaju ke perempat final Liga Champions.