WhatsApp Perkenalkan Fitur Monetisasi Baru: Langganan Saluran, Promosi, dan Iklan Status

WhatsApp Merilis Fitur Monetisasi Baru untuk Saluran dan Status

Platform pesan instan WhatsApp mengumumkan peluncuran tiga fitur inovatif yang dirancang untuk memberdayakan pemilik organisasi, pelaku bisnis, dan administrator Saluran (Channels) dalam mengembangkan kehadiran mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas. Fitur-fitur baru ini meliputi langganan saluran, promosi saluran, dan iklan di WhatsApp Status.

Fitur-fitur Baru yang Diluncurkan WhatsApp

Berikut ini 3 fitur baru yang akan segera bisa digunakan oleh pengguna WhatsApp:

  • Langganan Saluran: Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mendukung saluran favorit mereka dengan membayar biaya langganan bulanan. Dengan berlangganan, pengguna akan mendapatkan akses ke konten eksklusif yang tidak tersedia untuk pengguna biasa. Harga langganan akan bervariasi, tergantung pada kebijakan masing-masing akun bisnis atau organisasi.

  • Promosi Saluran: Fitur ini dirancang untuk membantu akun bisnis dan organisasi agar lebih mudah ditemukan oleh pengguna WhatsApp. Saluran yang dipromosikan akan ditampilkan dengan label "Sponsored" di bawah nama saluran, sehingga pengguna mengetahui bahwa saluran tersebut sedang diiklankan.

  • Iklan di WhatsApp Status: Fitur ini memungkinkan bisnis untuk menampilkan iklan di antara status pengguna. Iklan akan disisipkan setelah pengguna menonton beberapa status, mirip dengan cara kerja iklan di Instagram Stories. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menemukan bisnis baru dan memulai percakapan dengan mereka terkait produk atau layanan yang dipromosikan.

Mekanisme Iklan di WhatsApp Status

WhatsApp Status memungkinkan pengguna untuk berbagi konten yang akan hilang setelah 24 jam. Iklan akan muncul di antara status yang dibagikan oleh pengguna lain. Meta menekankan bahwa data pribadi seperti nomor telepon, pesan, riwayat panggilan, atau percakapan grup tidak akan digunakan untuk menargetkan iklan. Namun, jika pengguna mengintegrasikan akun WhatsApp mereka ke Pusat Akun Meta, preferensi akun akan digunakan untuk menampilkan iklan.

Pusat Akun Meta memungkinkan pengguna untuk mengintegrasikan akun WhatsApp, Facebook, dan Instagram mereka dalam satu layanan, tanpa perlu login satu per satu. Meta juga memastikan bahwa tab "Updates" (tempat fitur-fitur baru ini berada) terpisah dari tab "Chats", sehingga pengalaman pengguna dalam mengirim pesan tidak akan terganggu. Informasi terbatas seperti negara, kota, bahasa, saluran yang diikuti, dan interaksi dengan iklan akan digunakan untuk menampilkan iklan di Status atau Saluran.

Komitmen WhatsApp Terhadap Privasi Pengguna

WhatsApp menjamin bahwa informasi sensitif dan pribadi tidak akan digunakan sebagai rujukan dalam menampilkan iklan di WhatsApp Status. Perusahaan telah lama merencanakan untuk membangun bisnis yang tidak melibatkan data percakapan di Chat, dan tab Updates dianggap sebagai tempat yang tepat untuk mengembangkan fitur baru ini.

Alice Newton-Rex, VP Product of WhatsApp, menjelaskan bahwa fitur iklan dan promosi produk merupakan evolusi dari pengembangan fitur yang sudah ada. Banyak bisnis ingin dapat ditemukan secara langsung di WhatsApp, dan fitur-fitur ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Fitur-fitur baru ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengguna WhatsApp, bisnis, dan organisasi. Pengguna dapat menemukan konten dan saluran baru yang relevan dengan minat mereka, sementara bisnis dan organisasi dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan mereka. Ketiga fitur ini akan diluncurkan secara bertahap ke pasar global.