Estimasi Biaya Pendidikan Sekolah Rakyat di Sukabumi Sentuh Angka Rp 48 Juta per Siswa

Kabupaten Sukabumi bersiap menyambut tahun ajaran baru 2025-2026 dengan program Sekolah Rakyat. Namun, perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk setiap siswa menjadi sorotan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Wawan Gondawan, mengungkapkan bahwa estimasi biaya pendidikan di Sekolah Rakyat mencapai Rp 48 juta per siswa per tahun.

Angka ini mencakup berbagai kebutuhan dasar siswa, seperti biaya makan dan seragam. Wawan menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan gambaran biaya ideal, namun ia tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian lebih lanjut. Program Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat memberikan fasilitas yang memadai bagi para siswa, termasuk barang-barang penunjang belajar yang didanai oleh Kementerian Sosial. Rencananya, semester pertama Sekolah Rakyat akan dimulai pada Juli 2025 dengan kuota 100 siswa.

Saat ini, program Sekolah Rakyat di Kabupaten Sukabumi baru dibuka untuk tingkat SMP dan berlokasi di gedung Sentra Phala Martha Sukabumi, Kecamatan Cibadak, Jawa Barat. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat Sukabumi, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan ekonomi. Meskipun fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar seperti makan dan seragam, program ini juga berupaya untuk menyediakan fasilitas penunjang belajar yang esensial bagi para siswa.

Program sekolah rakyat ini diharapkan menjadi solusi dalam pemerataan pendidikan. Pemerintah daerah Sukabumi berharap program ini sukses dan dapat menjangkau lebih banyak siswa di masa depan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Sosial, Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.