Hunian Panggung: Solusi Ampuh Atasi Banjir Rob di Muara Angke
Warga Muara Angke Rasakan Manfaat Rumah Panggung: Bebas Banjir dan Lebih Nyaman
Sejak setahun lalu, warga RT 06 RW 22, Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, merasakan perubahan signifikan dalam kualitas hidup mereka. Rumah panggung yang dibangun di kawasan tersebut menjadi solusi efektif untuk mengatasi banjir rob yang selama ini menjadi masalah utama. Pengakuan kenyamanan dan rasa aman dari ancaman banjir terus diungkapkan oleh para penghuni.
Suharti, salah seorang warga yang telah menghuni rumah panggung selama setahun terakhir, menuturkan bahwa perbedaan paling mencolok adalah rasa bebas dari kekhawatiran akan banjir. Meskipun wilayah tersebut masih kerap dilanda banjir rob, bahkan dengan ketinggian air mencapai satu meter pada malam hari, namun kini ia dan keluarga tidak lagi harus bergelut dengan air di dalam rumah.
"Dulu, seringkali saya terbangun dan mendapati tempat tidur sudah terendam air. Sekarang, kami bisa tidur nyenyak tanpa rasa khawatir," ujarnya.
Senada dengan Suharti, Sukeni, warga lainnya, juga mengungkapkan kepuasannya tinggal di rumah panggung. Ia merasa lebih nyaman dan tenang karena tidak lagi harus menghadapi banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Inisiatif Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan
Pembangunan 200 unit rumah panggung di Blok Empang Kerang Hijau merupakan inisiatif dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bekerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan). Program ini bertujuan untuk memberikan solusi jangka panjang bagi warga yang rentan terhadap banjir rob. Rumah-rumah tersebut telah diresmikan sejak Agustus 2025 dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.
Kemenhan dan Unhan tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang aman dari banjir, tetapi juga melengkapi setiap rumah dengan perabotan dasar seperti:
- Kasur (3 buah)
- Meja makan
- Meja belajar
- Dispenser
- Dapur mini
Dengan fasilitas yang memadai, warga dapat memulai hidup baru dengan lebih nyaman dan produktif. Program rumah panggung ini diharapkan dapat menjadi model bagi solusi penanganan banjir di wilayah pesisir lainnya.