Perjuangan Pencari Kerja: Ahmad Tempuh Empat Jam dari Banten Demi Bursa Kerja Jakarta Utara

Ahmad, seorang pemuda berusia 28 tahun asal Serang, Banten, menunjukkan kegigihannya dalam mencari pekerjaan dengan menempuh perjalanan panjang selama empat jam menuju bursa kerja (Job Fair) yang diselenggarakan di Gelanggang Remaja Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (18/6/2025). Perjalanan ini dilakukan dengan menggunakan kereta api.

"Saya berangkat dari Serang, butuh waktu sekitar empat jam untuk sampai di sini menggunakan kereta," ungkap Ahmad saat ditemui di lokasi Job Fair. Ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti bursa kerja di Jakarta. Sebelumnya, ia lebih sering mencari peluang di sekitar Serang.

Dorongan untuk datang ke Jakarta Utara muncul setelah ia mendapatkan informasi dari saudaranya mengenai acara tersebut. "Saya khusus datang ke sini untuk Job Fair ini. Saudara saya melihat video promosi dari Wali Kota Jakarta Utara dan memberi tahu saya. Sebenarnya, saudara saya sudah datang kemarin, tetapi saya tidak bisa ikut bersamanya," jelas Ahmad.

Dengan tekad yang kuat, Ahmad memutuskan untuk berangkat sendiri dengan harapan dapat menemukan perusahaan yang sesuai dengan kualifikasinya. Ia mengaku sudah menganggur selama dua tahun terakhir dan telah mengirimkan sekitar 400 lamaran ke berbagai perusahaan. Namun, hingga saat ini, belum ada satu pun perusahaan yang memberikan respon positif.

Dari ratusan lamaran yang ia kirimkan, hanya beberapa yang berhasil mencapai tahap wawancara daring (online). Sayangnya, setelah itu, tidak ada kelanjutan informasi yang ia terima. Ahmad merasakan kelelahan dalam mencari pekerjaan, terutama karena sulitnya menemukan peluang yang relevan dengan latar belakang pendidikannya.

Sebagai lulusan sarjana perbankan syariah, Ahmad menyayangkan kenyataan bahwa banyak bank syariah justru mempekerjakan individu dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai. Akibatnya, ia yang memiliki pengetahuan mendalam tentang perbankan syariah merasa kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.

Berikut ini adalah rincian kesulitan yang dihadapi Ahmad dalam mencari pekerjaan:

  • Persaingan ketat: Banyaknya pelamar kerja membuat persaingan semakin ketat, terutama untuk posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan.
  • Kurangnya informasi: Informasi mengenai lowongan pekerjaan yang relevan dengan bidang perbankan syariah masih terbatas, terutama di daerah tempat tinggalnya.
  • Persyaratan yang tidak sesuai: Beberapa perusahaan memiliki persyaratan yang tidak sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki Ahmad, seperti pengalaman kerja yang panjang.
  • Proses rekrutmen yang panjang: Proses rekrutmen yang panjang dan tidak pasti membuat Ahmad merasa frustrasi dan kehilangan motivasi.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Ahmad tetap optimis dan berharap dapat segera menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahliannya. Kehadirannya di Job Fair Jakarta Utara menjadi bukti nyata dari semangatnya untuk terus berusaha dan mencari peluang baru.