Transisi Taktik di Real Madrid: Courtois Soroti Adaptasi Gaya Alonso Pasca Era Ancelotti

markdown Real Madrid tengah menjalani proses adaptasi taktik di bawah arahan pelatih baru, Xabi Alonso. Kiper utama Los Blancos, Thibaut Courtois, mengungkapkan bahwa timnya masih memerlukan waktu untuk sepenuhnya menginternalisasi filosofi permainan yang diterapkan Alonso, terutama setelah empat musim dilatih oleh Carlo Ancelotti.

Debut Alonso sebagai pelatih Madrid ditandai dengan hasil imbang 1-1 melawan Al Hilal dalam laga pembuka Grup H Piala Dunia Antarklub 2025. Pertandingan yang digelar di Hard Rock Stadium tersebut memperlihatkan bagaimana Madrid masih berjuang untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan berbasis penguasaan bola yang menjadi ciri khas Alonso.

Gol pembuka dari Gonzalo Garcia pada menit ke-34 sempat memberikan harapan bagi Madrid, namun keunggulan tersebut sirna setelah Ruben Neves berhasil menyamakan kedudukan melalui titik penalti di menit ke-41. Hasil imbang ini menjadi cerminan dari proses adaptasi yang sedang berlangsung di tubuh tim.

Courtois menjelaskan bahwa perubahan gaya permainan dari direct ala Ancelotti ke penguasaan bola ala Alonso membutuhkan penyesuaian yang signifikan. Ia mengakui bahwa kebiasaan-kebiasaan yang telah tertanam selama empat tahun di bawah kepemimpinan Ancelotti tidak dapat diubah dalam waktu singkat.

"Setelah empat tahun bersama Ancelotti, kami mempelajari beberapa kebiasaan yang sulit diubah dalam empat hari," ujar Courtois seperti dikutip dari Tribuna. Pernyataan ini mengindikasikan adanya tantangan dalam mengubah pola pikir dan mekanisme permainan para pemain Madrid.

Alonso sendiri menginginkan pendekatan yang berbeda baik dalam bertahan maupun menyerang. Courtois menambahkan bahwa tim telah melakukan analisis video dan diskusi intensif untuk memahami taktik baru tersebut. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan penguasaan bola yang lebih baik dalam permainan Madrid ke depannya.

"Xabi menginginkan cara yang berbeda untuk bertahan dan menyerang. Kami banyak menonton video dan berdiskusi. Kami akan belajar dari pertandingan ini. Kami harus lebih sabar. Kami harus mulai menjaga penguasaan bola dan berhenti terburu-buru," imbuh Courtois.

Proses transisi taktik ini menjadi sorotan utama bagi Real Madrid. Perubahan filosofi permainan membutuhkan waktu dan komitmen dari seluruh anggota tim. Sementara Madrid berusaha untuk menguasai gaya bermain baru, kesabaran dan dukungan dari para penggemar akan menjadi faktor krusial dalam perjalanan mereka.

Berikut adalah poin-poin penting dari pernyataan Courtois:

  • Adaptasi gaya bermain Alonso membutuhkan waktu.
  • Kebiasaan bermain ala Ancelotti masih melekat pada pemain.
  • Alonso menginginkan perubahan dalam bertahan dan menyerang.
  • Tim melakukan analisis video dan diskusi untuk memahami taktik baru.
  • Courtois menekankan pentingnya kesabaran dan penguasaan bola.