Coach Justin Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Puluhan Akun Media Sosial ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Pakar sepak bola, Justinus Lhaksana, yang dikenal luas dengan nama Coach Justin, mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya. Pelaporan ini didasari atas dugaan penyebaran fitnah dan pencemaran nama baik yang dialamatkan kepadanya.

Coach Justin mengungkapkan bahwa dirinya menjadi sasaran fitnah dan framing pernyataan yang tidak pernah ia lontarkan. Akibatnya, ia menerima respons negatif dari warganet. Laporan ini telah diajukan sejak 15 April 2025 dan saat ini sedang dalam proses penyidikan. Bahkan, menurutnya, sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Laporan ini sudah saya lakukan tanggal 15 April. Sekarang dalam tahap penyidikan. Minggu lalu saya hadir di Polda. Sudah (ada tersangka)," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa narasi yang mengandung fitnah tersebut disebarkan secara seragam oleh sejumlah akun. Setelah ia memberikan respons, beberapa akun tersebut langsung meminta maaf dan menghapus unggahan mereka. Coach Justin menekankan bahwa tindakan yang ia laporkan bukanlah kritik, melainkan murni fitnah.

"Yang jadi masalah adalah narasinya sama semua. Jadi ini bukan tindakan yang spontan, lebih ada yang setir. Sudah ada beberapa akun yang minta maaf dan men-delete postingan mereka. Jadi saya tekankan ini bukan kritikan yang saya somasi, murni fitnahan," ungkapnya.

Total terdapat sekitar 30 akun media sosial yang dilaporkan oleh Coach Justin. Ia memilih jalur hukum karena menganggap fitnah yang dilakukan semakin masif dan tidak terkendali. Jumlah akun yang terlibat akan melalui proses penyaringan lebih lanjut untuk menentukan tingkat keterlibatan mereka.

"(Sekitar) 20 atau 30 akun, tapi akan di-screening lagi. Yang naik saya kurang tahu berapa, banyak. Tolong sampaikan bahwa ini bukan kritikan," tuturnya.

Coach Justin mengungkapkan bahwa sebelumnya ia seringkali mengabaikan fitnah yang ditujukan kepadanya. Namun, karena intensitas dan jumlahnya semakin meningkat, ia memutuskan untuk mengambil tindakan hukum atas saran dari banyak pihak. Kasus ini bermula dari postingan yang mengaitkan namanya dengan komentar mengenai Timnas U-17 asuhan Nova Arianto. Coach Justin juga telah mengumpulkan data terkait postingan-postingan yang menyerangnya di media sosial.

Rincian Laporan:

  • Jumlah Akun yang Dilaporkan: Sekitar 30 akun media sosial
  • Tanggal Pelaporan: 15 April 2025
  • Status Laporan: Dalam tahap penyidikan
  • Dasar Laporan: Dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait komentar tentang Timnas U-17