Laba Bersih Barito Pacific Tahun Buku 2024 Tak Dibagikan Sebagai Dividen

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang diselenggarakan pada hari Kamis, 19 Juni 2025, telah menyetujui keputusan penting terkait penggunaan laba bersih perusahaan untuk tahun buku 2024. Berdasarkan hasil RUPS tersebut, diputuskan bahwa laba bersih senilai 56,5 juta dollar AS tidak akan dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan dan mendukung pengembangan usaha di masa depan.

Sesuai dengan hasil RUPS, sebagian dari laba bersih, tepatnya sebesar 560.000 dollar AS atau setara dengan 1 persen, akan dialokasikan sebagai dana cadangan. Alokasi ini sesuai dengan ketentuan Pasal 70 ayat 1 Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT) yang mengatur tentang pembentukan dana cadangan perusahaan. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 55,9 juta dollar AS atau setara dengan 99 persen akan dicatat sebagai laba ditahan. Dana ini akan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan usaha perseroan, termasuk ekspansi bisnis, peningkatan kapasitas produksi, dan investasi dalam teknologi baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dalam jangka panjang.

Selain keputusan mengenai penggunaan laba bersih, RUPS Barito Pacific juga melaporkan penggunaan dana hasil pelaksanaan waran. Dana yang terkumpul dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III Tahap I Tahun 2023 per 31 Desember 2024 mencapai Rp 972,7 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 885,6 miliar telah direalisasikan untuk pembayaran utang perseroan. Sisa dana sebesar Rp 87 miliar ditempatkan pada rekening milik perseroan di bank di Indonesia.

Selanjutnya, PUB III Tahap II Tahun 2023 per 31 Desember 2024 menghasilkan dana sebesar Rp 991,8 miliar. Dari jumlah ini, Rp 271 miliar telah digunakan untuk membayar utang perusahaan. Sisa dana sebesar Rp 720,8 miliar belum digunakan dan saat ini disimpan dalam rekening perusahaan di bank di Indonesia. Sementara itu, PUB III Tahap III Tahun 2024 per 31 Desember 2024 menghasilkan dana sebesar Rp 991,1 miliar. Seluruh dana ini belum digunakan dan juga disimpan dalam rekening perusahaan di bank di Indonesia.

RUPS juga menyetujui susunan baru anggota direksi dan dewan komisaris untuk masa jabatan 2025-2028, dengan komposisi sebagai berikut:

Dewan Komisaris * Komisaris Utama: Prajogo Pangestu * Komisaris: Lim Chong Thian * Komisaris (Independen): Henky Susanto * Komisaris (Independen): Salwati Agustina

Direksi * Direktur Utama: Agus Salim Pangestu * Wakil Direktur Utama: Rudy Suparman * Direktur: David Kosasih * Direktur: Diana Arsiyanti