Jakarta Tetap Jadi Pilihan: Alasan Formula E Lebih Memilih Ancol daripada Bali

Jakarta kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik bergengsi, Formula E. Keputusan ini memunculkan pertanyaan mengenai potensi Bali sebagai alternatif lokasi. Alberto Longo, salah satu tokoh kunci di balik Formula E, memberikan penjelasan terkait pemilihan Jakarta, khususnya Ancol, sebagai tempat penyelenggaraan.

Menurut Longo, Bali memang memiliki daya tarik tersendiri dan akan menjadi lokasi yang menyenangkan untuk menggelar balapan. Akan tetapi, ada pertimbangan strategis yang membuat Jakarta lebih unggul. Salah satunya adalah status Jakarta sebagai kota metropolitan yang lebih dikenal secara global. Formula E, sebagai ajang balap internasional, membutuhkan visibilitas yang tinggi dan jangkauan yang luas. Jakarta, dengan infrastruktur dan profilnya sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, dinilai lebih mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Longo juga sempat menyinggung kemungkinan menggelar balapan di kawasan Monumen Nasional (Monas). Menurutnya, Monas akan menjadi lokasi yang sangat menarik untuk ajang tersebut. Namun, berbagai pertimbangan teknis dan regulasi membuat opsi tersebut sulit direalisasikan.

Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di Ancol akan menjadi saksi bisu persaingan sengit antara 12 tim dari berbagai negara dalam Jakarta E-Prix 2025. Balapan ini merupakan bagian dari musim ke-11 ABB FIA Formula E Championship.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro), selaku penyelenggara, menargetkan 20.000 penonton untuk meramaikan acara ini. Berbagai kategori tiket tersedia dengan harga mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 10 juta.