Keakraban Warnai Pembukaan Jakarta Fair 2025: Pramono Anung dan Muhaimin Iskandar Tampilkan Kedekatan

Jakarta, 20 Juni 2025 - Suasana pembukaan Jakarta Fair (Pekan Raya Jakarta) 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/6/2025) diwarnai dengan keakraban antara tokoh-tokoh penting pemerintahan. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhaimin Iskandar, terlihat duduk berdampingan, menunjukkan hubungan yang harmonis.

Kedua tokoh tersebut, yang telah lama menjalin relasi dekat, tampak terlibat dalam perbincangan santai sepanjang acara. Kedekatan ini bukan hal baru, mengingat keduanya seringkali berinteraksi dalam berbagai forum dan agenda nasional, terutama selama masa jabatan Pramono sebagai Sekretaris Kabinet.

Saat diwawancarai mengenai hubungan mereka, Pramono Anung menegaskan bahwa hubungannya dengan Muhaimin Iskandar memang sudah terjalin erat sejak lama. "Selalu akrab," ujarnya sambil tersenyum, yang kemudian dibenarkan oleh Muhaimin Iskandar dengan nada serupa, "Selalu akrab."

Pramono Anung menyampaikan harapannya agar Jakarta Fair 2025 dapat melampaui kesuksesan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, ajang ini berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 7,5 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai 6,3 juta orang. "Saya berharap Jakarta Fair hari ini tidak kalah dengan Jakarta Fair yang berlangsung 2024," kata Pramono Anung. Ia juga menambahkan optimisme bahwa meskipun durasi penyelenggaraan tahun ini lebih singkat, jumlah pengunjung dan nilai transaksi tetap dapat meningkat.

Muhaimin Iskandar juga menyampaikan pandangannya mengenai Jakarta Fair. Ia berharap ajang ini dapat menjadi platform yang efektif untuk mempertemukan pelaku usaha dari berbagai skala, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala internasional. "Kita ingin Jakarta Fair terus berbenah menjadi sarana yang efektif buat sinergi pemerintah, pelaku bisnis, dan dunia usaha," ujarnya.

Jakarta Fair 2025 berlangsung mulai dari tanggal 19 Juni hingga 13 Juli 2025. Pameran tahunan ini diikuti oleh 2.550 perusahaan dengan total 1.550 stan, menjadikannya salah satu pameran dagang terbesar dan terlengkap di Indonesia. Ajang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan promosi produk-produk unggulan dalam negeri.