Wanita Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Mamberamo Tengah, Dugaan Kekerasan Seksual Mencuat
Tragedi mengguncang Kampung Seralema, Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, dengan penemuan jenazah seorang wanita bernama Sarifah (45) pada hari Kamis, 19 Juni 2025. Insiden ini sontak memicu penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.
Kombes Pol Jan Makatita, Kabid Humas Polda Papua, mengkonfirmasi adanya laporan terkait tindak kekerasan yang merenggut nyawa korban. Polres Mamberamo Tengah segera merespon laporan tersebut dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Menurut AKBP Mukabsi, Kapolres Mamberamo Tengah, kronologi kejadian bermula ketika saksi mendengar teriakan minta tolong dari korban yang berasal dari arah camp tempat tinggal mereka. Suami korban, Amos Panjang, bergegas menyusul sumber suara, namun kemudian terdengar ikut berteriak. Tiga saksi lain yang berada di sekitar lokasi segera menuju ke tempat kejadian dan mendapati Sarifah dalam kondisi mengenaskan di sebuah jurang dekat camp.
Sarifah segera dilarikan ke RSUD Lukas Enembe untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.
Hasil visum yang dilakukan oleh tim medis mengungkapkan fakta yang mengerikan. Korban mengalami luka bacok dan luka tikam yang parah di beberapa bagian tubuh vital, termasuk leher, dada, perut, dan tangan. Temuan yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya rumput yang ditemukan di dalam pakaian dalam korban. Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa Sarifah menjadi korban percobaan pemerkosaan sebelum akhirnya dibunuh secara brutal oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan investigasi intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pembunuhan sadis ini. Beberapa saksi telah dimintai keterangan, dan tim forensik terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengarah pada identifikasi pelaku. Kasus ini menjadi prioritas utama bagi Polres Mamberamo Tengah, dan pihak kepolisian berjanji akan bekerja keras untuk membawa pelaku ke pengadilan secepatnya.