Prabowo Subianto Soroti Potensi Konflik Iran Picu Perang Dunia Ketiga dalam Wawancara April Lalu
Prabowo Subianto Ungkap Kekhawatiran Akan Eskalasi Konflik Iran
Sebuah potongan video wawancara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah pemimpin redaksi pada bulan April lalu kembali mencuat di media sosial. Dalam wawancara yang dilakukan di kediaman Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, tersebut, Prabowo menyampaikan kekhawatiran mendalamnya mengenai potensi konflik yang melibatkan Iran dan dampaknya terhadap stabilitas global.
Prabowo secara khusus menyoroti potensi keterlibatan Rusia jika Amerika Serikat melakukan serangan terhadap Iran. Ia menjelaskan bahwa Rusia telah memberikan peringatan keras kepada AS agar tidak melakukan tindakan militer terhadap Iran, dan mengindikasikan bahwa Rusia akan membela Iran jika diserang. Situasi ini, menurut Prabowo, sangat berbahaya dan berpotensi memicu perang dunia ketiga.
"Yang sangat berbahaya yang bisa memicu orang dunia ketiga. Ini tidak main-main, benar-benar. Saya pelajari tiap malam, saya lihat, this is very dangerous time, very dangerous time. Amerika siap mau nyerang Iran, Rusia mengatakan, jangan menyerang Iran. Kalau menyerang Iran, berhadapan dengan saya, Rusia. What is that mean? Masalah Iran nanti perang dunia ketiga. Dan kita sudah non-blok, kita sudah benar," ujar Prabowo dalam potongan video tersebut.
Prabowo juga menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk tetap berpegang pada prinsip non-blok di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Indonesia tidak akan sepenuhnya terhindar dari dampak negatif jika terjadi perang nuklir.
"Tapi kalau terjadi perang nuklir, kita non-blok saja, kita akan kena. Mungkin yang negara-negara yang punya nuklir, ya, dia matinya lebih cepat. Kita mungkin mati juga, tapi lama kita matinya, ya, kan. Jadi, dangerous time. Kita harus hati-hati. Dan untuk itulah, saya selalu mengajak, mari kita rukun, mari kita mengatasi persoalan ini bersama," tambahnya.
Wawancara tersebut dilakukan sebelum terjadinya serangan Israel terhadap Iran yang baru-baru ini memicu eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Pernyataan Prabowo ini menyoroti kekhawatiran yang lebih luas mengenai potensi konflik regional yang meluas menjadi konflik global.
Prabowo juga menyinggung langkah-langkah fundamental dan terobosan yang akan diambil untuk memperkokoh ekonomi Indonesia di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia menyadari ancaman dan tantangan yang ada, serta berupaya untuk melindungi kepentingan nasional.
Beberapa poin penting yang disampaikan Prabowo dalam wawancara tersebut meliputi:
- Kekhawatiran akan potensi serangan terhadap Iran oleh Amerika Serikat.
- Potensi keterlibatan Rusia dalam konflik tersebut.
- Risiko terjadinya perang dunia ketiga.
- Pentingnya bagi Indonesia untuk tetap berpegang pada prinsip non-blok.
- Upaya untuk memperkuat ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Pernyataan Prabowo ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan global dan mengingatkan akan pentingnya diplomasi dan upaya perdamaian untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.