Tragedi Padang Pariaman: Pembunuhan Berantai Terungkap, Keluarga Korban Berduka Mendalam
Padang Pariaman, Sumatera Barat digegerkan dengan terungkapnya kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SJ (25). Selain kasus mutilasi yang sebelumnya mencuat, terungkap bahwa SJ juga bertanggung jawab atas kematian dua wanita lain yang jasadnya ditemukan di sebuah sumur miliknya.
Penemuan mayat di sumur tersebut bermula dari penyelidikan kasus mutilasi seorang wanita berinisial SA yang mayatnya ditemukan di Sungai Batang Anai pada hari Senin (16/6). Polisi yang melakukan pengembangan kasus berhasil mengamankan SJ sebagai terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan intensif, SJ mengakui telah membunuh dua wanita lain dan membuang jasadnya ke dalam sumur.
Tragisnya, kabar penemuan jenazah di sumur tersebut membawa duka mendalam bagi keluarga korban. Orang tua dari salah satu wanita yang menjadi korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju lokasi penemuan mayat. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir menyampaikan bela sungkawa atas kejadian tersebut. Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka turut berduka atas meninggalnya orang tua korban, yang diduga meninggal dunia karena syok setelah mendengar kabar penemuan jenazah anaknya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi terhadap dua jenazah yang ditemukan di dalam sumur melalui proses otopsi. Hal ini dilakukan untuk memastikan identitas korban dan mengungkap lebih lanjut mengenai motif pembunuhan yang dilakukan oleh SJ. Otopsi juga dilakukan terhadap jenazah SA, korban mutilasi, untuk melengkapi berkas penyidikan.
Motif pembunuhan yang dilakukan oleh SJ terhadap SA diduga karena masalah hutang piutang. Menurut pengakuan SJ, SA memiliki hutang sebesar Rp 3,5 juta kepadanya dan tidak kunjung dibayar. Namun, pihak kepolisian masih terus mendalami motif pembunuhan terhadap dua korban lainnya yang ditemukan di dalam sumur. Terduga pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka karena polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap seluruh fakta yang terkait dengan pembunuhan berantai ini.