Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Lindungi Gajah Sumatera di Tesso Nilo dari Klaim Lahan Ilegal

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Inspektur Jenderal (Irjen) Herry Heryawan, mengambil sikap tegas dalam sengketa lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Beliau menyatakan diri sebagai representasi dari gajah Sumatera yang habitatnya terancam akibat klaim lahan ilegal. Penegasan ini disampaikan saat memediasi pertemuan antara Aliansi Mahasiswa Masyarakat Pelalawan (AMMP) dengan Gubernur Riau terkait penolakan relokasi mandiri dari kawasan TNTN.

Irjen Herry Heryawan menekankan bahwa Taman Nasional Tesso Nilo adalah rumah bagi gajah dan satwa liar lainnya yang kini terancam punah. Ia meminta semua pihak menghormati hak satwa untuk hidup di habitat aslinya dan mempertanyakan keadilan bagi gajah jika manusia terus mengklaim lahan di dalam kawasan konservasi tersebut. Menurutnya, gajah dan satwa liar memiliki hak yang sama untuk hidup dan berkembang biak di hutan Tesso Nilo.

"Saya berdiri di sini sebagai perwakilan gajah. Gajah-gajah ini tidak bisa berbicara, lingkungan hidup di sana tidak bisa berbicara, padahal mereka makhluk hidup sama dengan kita," ujarnya. Pernyataan ini viral di media sosial dan menuai dukungan dari berbagai pihak.

Kapolda Riau juga menambahkan bahwa penetapan TNTN adalah untuk menjaga keberlangsungan ekosistem, khususnya gajah Sumatera. Ia meminta agar masyarakat yang melakukan klaim lahan mempertimbangkan kembali tindakan mereka dan menghormati fungsi kawasan tersebut sebagai habitat alami satwa liar.

Poin-poin penting yang disoroti Kapolda Riau:

  • Hak Satwa: Gajah dan satwa liar lainnya memiliki hak untuk hidup dan berkembang biak di habitat alaminya.
  • Fungsi TNTN: Taman Nasional Tesso Nilo adalah kawasan konservasi yang berfungsi sebagai habitat penting bagi gajah Sumatera dan satwa liar lainnya.
  • Klaim Lahan: Klaim lahan ilegal di dalam kawasan TNTN mengancam keberlangsungan hidup gajah dan satwa liar lainnya.
  • Keadilan: Keadilan harus ditegakkan bagi semua pihak, termasuk gajah dan satwa liar yang terancam kehilangan habitatnya.

Kapolda Riau berharap agar semua pihak dapat bekerja sama untuk menjaga kelestarian Taman Nasional Tesso Nilo dan melindungi gajah Sumatera dari kepunahan. Pemerintah daerah, masyarakat, dan aparat penegak hukum harus bersinergi untuk menciptakan solusi yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak yang berkepentingan.