Fasilitas Terminal Tanjung Priok Dikeluhkan Penumpang: Ruang Tunggu Berdebu dan Bangku Rusak Jadi Sorotan

Terminal Tanjung Priok, salah satu gerbang transportasi utama di Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan terkait kondisi fasilitasnya. Puluhan penumpang memilih untuk menunggu bus di trotoar luar, meskipun ruang tunggu telah disediakan di dalam terminal.

Kondisi ruang tunggu yang kurang memadai menjadi alasan utama para penumpang enggan memanfaatkannya. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa ruang tunggu, yang terletak di dua lantai, tampak kontras. Lantai dasar dipadati penumpang, sementara lantai dua terlihat lengang. Namun, keengganan penumpang untuk naik ke lantai dua bukan tanpa sebab. Kondisi yang berdebu, banyaknya bangku rusak, dan sampah yang berserakan menjadi faktor utama.

Alfia, seorang penumpang yang hendak mudik ke Madura, Jawa Timur, mengungkapkan alasannya lebih memilih duduk di trotoar. Ia membawa banyak barang bawaan dan merasa khawatir jika harus meninggalkan barang-barangnya di ruang tunggu. "Lebih enak di sini, karena barang-barang bawaan juga bisa ditungguin," ujarnya. Selain itu, ia juga menyoroti masalah sampah di tangga ruang tunggu yang kurang diperhatikan.

Keluhan serupa juga datang dari Selamet, seorang petugas PO bus di terminal tersebut. Ia mengeluhkan kondisi bangku-bangku rusak di ruang tunggu yang tak kunjung diperbaiki. "Yang jelas kurang memadai (fasilitasnya), bangku-bangku pada rusak didiamin aja," tuturnya. Bahkan, pintu rolling door di terminal juga disebutnya sudah banyak yang rusak.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi pengelola terminal dan pihak terkait. Perbaikan dan pemeliharaan fasilitas yang memadai sangat penting untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para penumpang, terutama menjelang musim mudik atau liburan panjang. Diharapkan, keluhan-keluhan yang disampaikan oleh penumpang dan petugas dapat segera ditindaklanjuti agar Terminal Tanjung Priok dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Berikut adalah beberapa poin yang menjadi sorotan:

  • Kondisi ruang tunggu yang berdebu: Debu yang menumpuk di lantai dan bangku ruang tunggu membuat penumpang merasa tidak nyaman.
  • Bangku rusak: Banyak bangku di ruang tunggu yang rusak dan tidak layak digunakan.
  • Sampah berserakan: Kurangnya kesadaran masyarakat dan fasilitas pengelolaan sampah yang kurang memadai menyebabkan sampah berserakan di area ruang tunggu.
  • Keamanan barang bawaan: Penumpang merasa khawatir akan keamanan barang bawaan jika menunggu di ruang tunggu.
  • Fasilitas yang tidak memadai: Secara keseluruhan, fasilitas di ruang tunggu dinilai kurang memadai dan membutuhkan perbaikan.

Dengan perbaikan dan pemeliharaan yang berkelanjutan, diharapkan Terminal Tanjung Priok dapat menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi para penumpang.