Ribuan ASN di Buleleng Diarak Menuju Pelantikan dengan Bemo dan Armada Pemadam Kebakaran

Kabupaten Buleleng, Bali, menjadi saksi momen unik dan meriah pada Jumat (20/6/2025), ketika ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Taman Kota Singaraja. Pemandangan tak biasa terlihat saat iring-iringan bemo dan kendaraan pemadam kebakaran mengantarkan para ASN menuju lokasi pelantikan.

Lebih dari tiga ribu ASN di Buleleng yang menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK, memilih moda transportasi publik dan kendaraan operasional pemerintah untuk mencapai lokasi pelantikan. Puluhan bemo disewa dari berbagai kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengangkut para PPPK. Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, turut serta dalam iring-iringan bemo tersebut, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Gede Suyasa menjelaskan bahwa penggunaan bemo bertujuan untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi acara, mengingat jumlah PPPK yang dilantik mencapai 3.692 orang. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk dukungan kepada para sopir bemo yang mengalami kesulitan penumpang. "Dari kantor Sekretariat Daerah saja, 30 bemo diberangkatkan dengan rata-rata 8-9 penumpang per bemo. Ini efektif mengangkut seluruh pegawai tanpa membuat lalu lintas menjadi padat," ujarnya.

Inisiatif ini terbukti berhasil mengurangi kemacetan di sekitar Taman Kota Singaraja. Jalanan tetap lancar karena para PPPK tidak membawa kendaraan pribadi. Selain bemo, Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng juga turut berpartisipasi dengan mengantarkan para pegawainya menggunakan armada pemadam kebakaran lawas yang biasa digunakan untuk edukasi.

"Kami sangat memahami pentingnya kelancaran transportasi umum. Dengan jumlah PPPK yang mencapai 3.692 orang, kami berupaya agar prosesi pelantikan ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan kemacetan," kata Suyasa.

Momen ini tidak hanya menjadi ajang pelantikan, tetapi juga perayaan kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, serta solusi kreatif untuk mengatasi masalah kemacetan kota.