Yamaha Terjun ke Formula E: Kemitraan Teknikal dengan Lola ABT

Musim kompetisi Formula E tahun 2025 akan diramaikan dengan kehadiran tim baru, Lola Yamaha ABT Formula E Team, yang diperkuat oleh dua pembalap handal, Lucas Di Grassi dan Zane Maloney. Kehadiran Yamaha dalam tim ini menjadi sorotan, memunculkan pertanyaan tentang peran spesifik mereka dalam ajang balap mobil listrik tersebut.

Takashi Hara, Technical Research & Development Center, Chief Strategy Lead dari Yamaha Motor Co., Ltd., menjelaskan bahwa Yamaha berperan sebagai mitra teknis utama dalam tim ini. Fokus utama Yamaha adalah memberikan dukungan teknis yang mendalam, terutama dalam pengembangan komponen-komponen krusial dari mobil Formula E.

"Kami menjalin kemitraan teknis dengan Lola, dengan fokus khusus pada pengembangan motor, inverter, gearbox, serta perangkat lunak yang mengendalikan mobil listrik Formula E," ujar Takashi saat berada di Jakarta, Sabtu (21/6/2025). Keterlibatan Yamaha dalam Formula E dipandang sebagai sebuah tantangan baru yang menarik. Selain itu, keterlibatan ini juga menjadi platform yang ideal untuk memperkuat teknologi manajemen energi yang menjadi keunggulan Yamaha.

Partisipasi dalam Formula E memberikan kesempatan bagi Yamaha untuk menguji dan mengembangkan teknologi mutakhir di lingkungan balap yang kompetitif. Teknologi yang dikembangkan dalam ajang ini diharapkan dapat diimplementasikan pada produk-produk Yamaha di masa depan, khususnya kendaraan listrik.

Debut Lola Yamaha ABT Formula E Team di musim 2025 memang belum menunjukkan performa yang optimal. Persaingan ketat di Formula E menuntut tim untuk terus berinovasi dan meningkatkan performa mobil. Meskipun demikian, tim ini telah menunjukkan potensi dengan meraih podium kedua di Miami E-Prix melalui Lucas Di Grassi, yang saat ini berada di posisi ke-16 klasemen dengan raihan 30 poin.

Keterlibatan Yamaha dalam Formula E bukan hanya sekadar partisipasi, tetapi juga komitmen untuk mengembangkan teknologi kendaraan listrik yang berkelanjutan. Dukungan dari para penggemar Yamaha di Indonesia, khususnya pada ajang Jakarta E-Prix, menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk meraih hasil yang membanggakan. Kemitraan dengan Lola ABT menjadi sinergi yang menjanjikan, menggabungkan keahlian Yamaha dalam teknologi motor listrik dengan pengalaman Lola dalam membangun sasis mobil balap.

Berikut adalah area pengembangan yang menjadi fokus Yamaha dalam kemitraan ini:

  • Motor Listrik: Pengembangan motor listrik yang lebih efisien dan bertenaga untuk meningkatkan performa mobil Formula E.
  • Inverter: Pengembangan inverter yang mampu mengubah arus searah (DC) dari baterai menjadi arus bolak-balik (AC) untuk menggerakkan motor listrik dengan efisiensi tinggi.
  • Gearbox: Pengembangan gearbox yang optimal untuk mentransfer tenaga dari motor listrik ke roda penggerak dengan kehilangan daya minimal.
  • Perangkat Lunak: Pengembangan perangkat lunak canggih untuk mengendalikan dan mengoptimalkan kinerja seluruh sistem penggerak mobil listrik.

Dengan fokus pada pengembangan teknologi kunci ini, Yamaha berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap performa Lola Yamaha ABT Formula E Team dan sekaligus mempercepat pengembangan teknologi kendaraan listrik secara global.