Antusiasme Hari Kedua Pendaftaran SMP Swasta Gratis di Depok Menurun, Kuota Dipastikan Aman

Pemandangan berbeda terlihat di Balai Kota Depok pada hari kedua pendaftaran program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) tingkat SMP. Aula Dibaleka 2, yang sehari sebelumnya dipadati calon siswa dan orang tua, kini tampak lebih lengang. Pantauan di lokasi menunjukkan hanya segelintir orang yang menunggu panggilan untuk menyerahkan berkas, kontras dengan suasana berjubel di hari pertama.

Kursi-kursi yang disediakan untuk para pendaftar pun banyak yang kosong. Di dalam aula, hanya belasan orang yang antre di loket pendaftaran. Petugas sesekali memanggil nomor antrean melalui pengeras suara. Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Depok, M. Yusuf, menjelaskan bahwa nomor antrean hari kedua dimulai dari nomor terakhir hari pertama, yakni 750. Menurutnya, penurunan jumlah pendaftar ini disebabkan banyak yang memilih datang lebih awal di hari pertama untuk menghindari keramaian.

"Hari kedua ini tidak se heboh hari pertama yang betul-betul ramai, bahkan di depan juga kemarin berdempetan. Kita pantau di pukul 07.30 WIB, baru sekitar 60 antrean saja," ujar Yusuf.

Meskipun jumlah pendaftar menurun, Yusuf memastikan bahwa target daya tampung program sebanyak 3.286 kursi akan tetap terpenuhi. Pihaknya membuka pendaftaran hingga hari Sabtu untuk memberikan kesempatan bagi orang tua yang bekerja untuk mendaftarkan anaknya.

Hingga hari kedua, dua sekolah telah menutup pendaftaran karena kuota yang tersedia sudah penuh. Program RSSG ini menyediakan 50 pilihan SMP swasta dengan total daya tampung 3.286 kursi. Pendaftaran dibuka setiap hari kerja pukul 08.00-14.00 WIB hingga Sabtu (5/7/2025).

Setiap pendaftar wajib membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) Depok dan surat keterangan lulus. Proses seleksi menggunakan sistem domisili, di mana pendaftar akan diarahkan untuk memilih sekolah terdekat dari rumah.

Dengan adanya tambahan 50 sekolah swasta gratis ini, Depok kini memiliki total 84 SMP gratis, terdiri dari 34 SMP negeri dan 50 sekolah swasta. Seluruh biaya operasional sekolah ditanggung oleh Pemerintah Kota Depok.

Berikut daftar 50 sekolah swasta yang berpartisipasi dalam program RSSG:

  • SMPIT Darul Barokah (Jati Mulya)
  • SMP Gelora Depok (Grogol)
  • SMP Pelita Dua Depok (Pancoran Mas)
  • SMPIT Al-Yusufiyah (Pengasinan)
  • SMP Islam Al Hasanah (Pancoran Mas)
  • SMP Tarbiyah Islamiyah (Beji)
  • SMP Tirtajaya (Sukmajaya)
  • SMP Islam Nusantara (Pancoran Mas)
  • SMP Bina Adzkia (Serua)
  • SMP Islam Cakra Nusantara (Limo)
  • SMPIT As Shof (Kalimulya)
  • SMP As-Sholihin (Cilangkap)
  • SMP Islam Nurul Hayat (Bojong Pondok Terong)
  • SMP Islam Darul Qur'an (Bedahan)
  • SMPIT Al Muawwanah (Cimpaeun)
  • SMP La Royba Islamic School (Grogol)
  • SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Depok (Abadijaya)
  • MTS YPPD (Pancoran Mas)
  • SMP Cahaya Bangsa Nurul Huda (Tapos)
  • SMP Permata (Pancoran Mas)
  • SMP Islam Hidayatul Islam (Pasir Putih)
  • SMP 20 Mei Raudlatussaadah (Tugu)
  • SMPIT Maulana Abbasyiah (Bojong Pondok Terong)
  • SMP Fajar Plus (Cipayung)
  • SMP PGRI Depok Jaya (Depok Jaya)
  • SMP Islam Arrihlah (Duren Seribu)
  • SMPIT Darus Sholihin (Bedahan)
  • SMP Tunas Bangsa (Kalibaru)
  • MTS Al Hidayah Arco (Duren Seribu)
  • SMP Nusa Bhakti (Pengasinan)
  • SMP Karya Putra Bangsa (Cimpaeun)
  • SMP Said Yusuf (Rangkapan Jaya Baru)
  • MTs Darul Himmah (Bojongsari)
  • SMP Citra Bangsa (Limo)
  • SMP Islam Al Attasiyah (Cimanggis)
  • SMPIT AMEC (Bojongsari)
  • MTS Al Muawanah (Pancoran Mas)
  • MTs Ittihaadul Umam (Krukut)
  • MTs Darul Hikmah (Cinere)
  • MTs Nurul Falah Kebayunan (Tapos)
  • MTs Al Jamhuriyah (Cinere)
  • MTs Al Jihad (Kali Baru)
  • MTS Miftaahul Hudaa (Sawangan)
  • MTSS Unwanul Khairiyah (Beji)
  • MTs Al Ikhlas (Tapos)
  • MTS Al Mukhlisin (Harjamukti)
  • MTS Muawanatul Islamiyyah (Tugu)
  • SMP Muhammadiyah 3 Depok (Cipayung)
  • SMP Hidayatul Athfal (Cinere)
  • SMP Hidayatul Umam (Cinere)