Luhut Binsar Pandjaitan Optimistis Purbaya Yudhi Sadewa Mampu Dongkrak Ekonomi dan Ciptakan Lapangan Kerja di Era Prabowo
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Menteri Keuangan saat ini, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Luhut juga meyakini bahwa Purbaya akan memainkan peran krusial dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.
"Saya kira kita lihat saja nanti perkembangannya. Namun, saya sangat yakin Pak Purbaya mampu memberikan kontribusi signifikan untuk merealisasikan visi Presiden terkait pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," ungkap Luhut dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Selasa (9/9/2025). Pernyataan ini disiarkan melalui kanal YouTube Kompas TV.
Luhut, yang telah lama mengenal Purbaya, menggambarkan sosok Menkeu yang baru ini sebagai individu yang kompeten dan berdedikasi. Kedekatan antara Luhut dan Purbaya telah terjalin sejak tahun 2014, di mana Purbaya telah menjadi bagian dari lingkaran dekat Luhut.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya pernah menjabat sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia dari April 2015 hingga September 2015. Pada periode tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden.
Ketika Luhut diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Purbaya turut serta dalam timnya. Kepercayaan Presiden Jokowi terhadap Luhut terus berlanjut, hingga ia ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada Juli 2016. Saat Luhut memindahkan kantornya ke Kemenko Maritim di Jakarta Pusat, Purbaya juga ikut serta sebagai staf khusus.
Di Kemenko Maritim, Purbaya mengemban tugas sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dari Juli 2016 hingga Mei 2018. Pengalaman dan kedekatan Purbaya dengan Luhut ini menjadi dasar keyakinan Luhut bahwa Purbaya akan mampu menjalankan tugasnya sebagai Menteri Keuangan dengan baik.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyinggung mengenai pentingnya kemudahan akses lapangan kerja bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Purbaya juga menyampaikan permohonan maaf atas tanggapannya terhadap tuntutan 17+8 dari masyarakat yang dinilai kurang sensitif. Ia menjelaskan bahwa pemerintah harus bergerak cepat dalam memulihkan ekonomi, terutama saat perekonomian sedang mengalami tekanan.
"Kuncinya adalah seberapa cepat kita mampu memulihkan ekonomi sehingga lapangan kerja tersedia dalam jumlah yang memadai. Inilah fokus utama kita ke depan. Jika ada kesalahan dalam pernyataan saya sebelumnya, saya mohon maaf," ujar Purbaya.
Menanggapi tuntutan 17+8, Purbaya melihatnya sebagai masukan yang berharga untuk memperbaiki kondisi ekonomi. Ia berharap adanya perbaikan yang berkelanjutan agar masyarakat dapat lebih mudah mencari pekerjaan dan mencapai kesejahteraan bersama.