ASDP Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2025: Strategi Mengurai Kemacetan di Pelabuhan Merak

Antisipasi Kemacetan Pelabuhan Merak Jelang Lebaran 2025

PT ASDP Indonesia Ferry telah mengantisipasi potensi lonjakan pemudik dan kepadatan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, selama periode mudik Lebaran 2025. Berdasarkan data arus kendaraan tiga tahun terakhir (2022-2024), puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada H-5 hingga H-1 Lebaran. Hal ini disampaikan oleh Heru (nama lengkap dan jabatan tidak disebutkan dalam berita asli, sehingga dihilangkan dari konten baru) dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu, 12 Maret 2025.

Pihak ASDP mencatat adanya pola konsentrasi kedatangan pemudik pada jam-jam tertentu, yaitu pukul 20.00-02.00 dan 05.00-11.00 WIB. Konsentrasi kedatangan pada jam-jam tersebut berpotensi menyebabkan kepadatan signifikan di area pelabuhan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ASDP menyatakan akan mengoptimalkan seluruh sumber daya operasional di jam-jam krusial tersebut guna memastikan kelancaran arus penyeberangan.

Strategi Mengurai Kepadatan

ASDP menekankan pentingnya peran serta pemudik dalam upaya meminimalisir kepadatan di Pelabuhan Merak. Salah satu strategi kunci yang dipromosikan adalah pembelian tiket secara online melalui sistem e-ticketing Ferizy jauh hari sebelum keberangkatan. Penjualan tiket di pelabuhan telah ditiadakan, sehingga pembelian tiket online menjadi wajib bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan.

  • Pembelian Tiket Online: ASDP mendorong masyarakat untuk memesan tiket hingga H-60 sebelum tanggal keberangkatan melalui Ferizy. Langkah ini memungkinkan perencanaan perjalanan yang lebih matang dan memastikan ketersediaan tiket sesuai kebutuhan. Sistem ini juga akan membantu ASDP dalam memprediksi volume pemudik secara akurat, sehingga memudahkan dalam mengatur operasional pelabuhan.
  • Ketepatan Waktu Keberangkatan: ASDP mengingatkan para pemudik agar datang ke pelabuhan sesuai dengan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. Kedatangan di luar jadwal yang ditentukan dapat memperparah antrian dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di area pelabuhan.
  • Optimalisasi Sumber Daya: ASDP berjanji akan mengoptimalkan seluruh sumber daya manusia dan fasilitas pendukung untuk memastikan kelancaran operasional selama periode puncak arus mudik. Ini termasuk penambahan petugas, pengaturan alur lalu lintas, dan peningkatan pengawasan untuk mencegah timbulnya masalah.

Dengan menerapkan strategi terpadu yang melibatkan peran aktif pemudik dan optimalisasi sumber daya oleh ASDP, diharapkan kepadatan di Pelabuhan Merak selama mudik Lebaran 2025 dapat diminimalisir, dan perjalanan pemudik dapat berlangsung lebih nyaman dan lancar.