Wali Kota Tangsel Himbau Keamanan Rumah Saat Mudik Lebaran 2025, Sediakan Mudik Gratis untuk Ribuan Warga
Antisipasi Kejahatan saat Mudik Lebaran 2025: Himbauan Wali Kota Tangsel dan Fasilitas Mudik Gratis
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memberikan imbauan penting kepada warga menjelang musim mudik Lebaran 2025. Imbauan ini berfokus pada aspek keamanan rumah dan lingkungan selama periode ditinggalkannya rumah dalam waktu cukup lama. Wali Kota menekankan pentingnya langkah-langkah proaktif untuk mencegah potensi kejahatan dan memastikan kepulangan warga yang aman dan nyaman. Pihaknya tidak hanya berfokus pada keamanan perjalanan mudik, melainkan juga keamanan rumah warga selama ditinggal.
Dalam kunjungannya ke Terminal Pondok Cabe pada Rabu (12/3/2025), Benyamin Davnie secara langsung menyampaikan himbauannya. Ia meminta warga untuk memastikan rumah mereka terkunci dengan aman, kompor dimatikan, dan peralatan elektronik lainnya dalam keadaan mati. Lebih lanjut, beliau juga sangat menganjurkan warga untuk menitipkan rumah kepada tetangga terdekat atau keluarga yang dipercaya. "Saya berharap warga yang akan mudik memastikan rumah dalam keadaan aman," ujarnya. "Kunci rumah, matikan kompor, cek lampu dan gas, dan yang terpenting, titipkan rumah Anda kepada tetangga atau keluarga." Langkah-langkah ini, menurut Wali Kota, merupakan tindakan preventif yang vital guna meminimalisir risiko kejahatan selama periode liburan Lebaran.
Selain imbauan keamanan rumah, Pemkot Tangsel juga mengambil langkah kolaboratif dengan pihak kepolisian dan aparat lingkungan setempat. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan di wilayah permukiman selama masa libur Lebaran. Peningkatan patroli dan pengawasan di berbagai titik dianggap krusial untuk menciptakan rasa aman di tengah tingginya angka pemudik yang meninggalkan rumah mereka.
Lebih lanjut, pemerintah daerah juga mendukung program mudik gratis yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan. Sebanyak 400 unit bus telah disiapkan untuk memfasilitasi ribuan warga yang ingin mudik ke berbagai daerah di Pulau Jawa. Terminal Pondok Cabe menjadi salah satu titik keberangkatan program mudik gratis ini. "Program mudik gratis ini memberikan solusi transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat," kata Benyamin. "Kami menyediakan 400 bus yang diperkirakan akan melayani sekitar 1.200 pemudik." Program ini terbuka untuk seluruh masyarakat umum tanpa memandang wilayah administrasi, sehingga tidak hanya warga Tangerang Selatan saja yang dapat memanfaatkan fasilitas ini. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui kanal resmi Kemenhub, dan verifikasi akan dilakukan di terminal keberangkatan.
Dengan adanya imbauan keamanan dan fasilitas mudik gratis ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap agar warganya dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan aman, baik selama perjalanan maupun di kampung halaman masing-masing. Langkah komprehensif ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warganya.