Penertiban Juru Parkir Liar di Pantai Pangandaran Menjadi Prioritas Bupati Terpilih
Penertiban Juru Parkir Liar di Pantai Pangandaran: Langkah Bupati Citra Pitriyami
Keluhan pengunjung Pantai Pangandaran terkait maraknya juru parkir (jukir) liar masih menjadi sorotan. Meskipun retribusi parkir telah ditarik di pintu masuk, praktik pungutan liar oleh oknum jukir di area wisata tetap terjadi. Permasalahan ini muncul pascaalih kelola parkir dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran kepada pihak ketiga pada pertengahan tahun 2024, dan hingga kini belum terselesaikan. Hal ini menjadi perhatian serius Bupati Pangandaran terpilih, Citra Pitriyami, yang berjanji akan segera melakukan pembenahan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan, terutama menjelang libur Lebaran 2025.
Bupati Citra menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir di Pantai Pangandaran. "Praktik pungutan liar oleh jukir setelah pengunjung telah membayar di pintu masuk merupakan hal yang tidak dapat ditoleransi," tegas Bupati Citra dalam keterangannya. "Ini merupakan citra buruk bagi Kabupaten Pangandaran dan perlu segera diatasi." Langkah konkret yang akan diambil adalah pemanggilan pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran, untuk membahas permasalahan ini secara tuntas dan mencari solusi yang efektif. Pembahasan ini akan meliputi evaluasi kinerja pihak ketiga pengelola parkir dan penegasan aturan terkait larangan parkir liar. Selain itu, akan dilakukan koordinasi intensif dengan aparat keamanan untuk memastikan penertiban dilakukan secara konsisten.
Tidak hanya fokus pada masalah parkir, Bupati Citra juga menyinggung persiapan menghadapi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran. Antisipasi kemacetan lalu lintas menjadi prioritas, dengan rencana penertiban pedagang musiman yang kerap menimbulkan kepadatan di area pantai. Pengaturan lalu lintas dan penambahan petugas akan dipertimbangkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan. "Pantai Pangandaran harus menjadi destinasi wisata yang nyaman dan aman bagi semua pengunjung," ujar Bupati Citra. "Kebersihan dan ketertiban menjadi kunci utama untuk mencapai hal tersebut."
Lebih jauh, Bupati Citra mengungkapkan kekhawatirannya terhadap reputasi Pantai Pangandaran yang terdampak oleh permasalahan ini. Ia menuturkan, dalam pertemuan dengan kepala daerah lain, Pantai Batukaras justru lebih banyak mendapat pujian karena kebersihan dan kenyamanannya. Oleh karena itu, selain fokus membenahi Pantai Pangandaran, pengembangan objek wisata Pantai Batukaras juga akan menjadi prioritas. Hal ini diharapkan dapat mengalihkan sebagian kunjungan wisata dan mengurangi beban di Pantai Pangandaran.
Secara keseluruhan, rencana Bupati Citra menunjukkan komitmen untuk mengatasi masalah parkir liar dan meningkatkan kualitas layanan wisata di Pantai Pangandaran. Langkah-langkah yang akan diambil diharapkan dapat mengembalikan citra positif Pantai Pangandaran sebagai destinasi wisata yang nyaman dan aman bagi para pengunjung.
Langkah-langkah yang akan diambil oleh Bupati Citra untuk mengatasi masalah tersebut adalah:
- Evaluasi sistem pengelolaan parkir.
- Pemanggilan pihak terkait, termasuk Dishub Pangandaran.
- Penegasan aturan larangan parkir liar.
- Koordinasi dengan aparat keamanan untuk penertiban.
- Antisipasi kemacetan dan penertiban pedagang musiman selama libur Lebaran.
- Pengembangan objek wisata Pantai Batukaras.