Pemprov DKI Jakarta Aktifkan Kembali KJP 95.996 Siswa, Dana Cair Akhir Maret

Pemprov DKI Kembalikan KJP 95.996 Siswa, Dana Cair Akhir Maret

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan mengaktifkan kembali Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus bagi 95.996 siswa yang sebelumnya pencairannya dibatalkan pada tahun 2024. Pencairan dana KJP Plus tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada akhir Maret 2025. Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana, menyusul proses administrasi yang kini tengah berjalan di internal Pemprov DKI.

Yudha menjelaskan bahwa ke-95.996 siswa tersebut telah berhasil melakukan pendaftaran ulang pada tahap pertama tahun 2025, setelah pencabutan KJP Plus mereka pada tahap kedua tahun 2024. Ia menyatakan optimisme atas proses pemulihan akses KJP Plus ini. "Dari 95.996 siswa yang kembali mendaftar ulang di tahap satu 2025, yang tahap duanya sempat dibatalkan pada tahun 2024, insyaallah akan kembali aktif dan disetujui," ujarnya dalam keterangan pers pada Kamis (13/3/2025).

Proses administrasi internal Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah fokus pada pemindahan buku, tahapan krusial sebelum pencairan dana KJP Plus dapat dilakukan. Yudha menambahkan bahwa setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menandatangani persetujuan, pencairan dana akan segera direalisasikan. "Dana sudah siap, saat ini sedang proses administrasi di internal Pemprov DKI Jakarta. Berdasarkan info dari Rapat Pimpinan Gubernur, estimasi pindah buku (cair) di akhir Maret," tegas Yudha.

Langkah Pemprov DKI ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Pramono Anung yang sebelumnya menyatakan komitmen untuk mengembalikan jumlah penerima KJP Plus ke angka sekitar 705.000 penerima manfaat. Angka ini meningkat dari jumlah penerima sebelumnya yang hanya 525.000 siswa. Pramono mengakui adanya penurunan jumlah penerima manfaat KJP Plus sebelumnya dan menekankan perlunya pembaruan data penerima manfaat untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran. "Jadi pada prinsipnya akan dilakukan pembaruan data, memang ada penurunan yang luar biasa dari sebelumnya. Kemudian, kita akan kembalikan ke angka kurang lebih 705 ribu orang yang akan menerima," jelas Pramono dalam keterangannya di Balai Kota Jakarta pada Rabu (12/3).

Dengan diaktifkannya kembali KJP Plus bagi 95.996 siswa ini, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Jakarta. Proses pembaruan data dan pencairan dana yang sedang berjalan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para penerima manfaat dan menjamin kelancaran proses belajar mengajar mereka.

Langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta:

  • Pendaftaran ulang siswa yang KJP-nya dibatalkan.
  • Proses administrasi internal Pemprov DKI untuk pemindahan buku dana.
  • Penandatanganan persetujuan oleh Gubernur DKI Jakarta.
  • Pencairan dana KJP Plus pada akhir Maret 2025.
  • Pembaruan data penerima manfaat KJP Plus untuk mencapai target 705.000 penerima.