Misteri Kematian Pria di Sumur Ranggamekar, Bogor: Riwayat Epilepsi Jadi Fokus Penyelidikan

Misteri Kematian Pria di Sumur Ranggamekar, Bogor: Riwayat Epilepsi Jadi Fokus Penyelidikan

Tragedi mengungkap misteri kematian Kusnadi (53) yang ditemukan tewas di dalam sumur sedalam tiga meter di rumahnya di Kelurahan Cipinang Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (13/3/2025). Penemuan jenazah yang telah membusuk, diperkirakan telah meninggal selama empat hingga lima hari, mengundang perhatian pihak kepolisian dan tim penyelamat. Evakuasi jenazah yang dilakukan oleh petugas Damkar dan BPBD Kota Bogor membutuhkan waktu sekitar 40 menit menggunakan teknik vertikal rescue di ruang terbatas.

Proses evakuasi berawal dari laporan warga yang curiga dengan kondisi Kusnadi yang sudah beberapa hari tak dapat dihubungi. Adik korban, berinisial T, yang dihubungi oleh seorang teman korban, Budi, kemudian mendatangi rumah Kusnadi sekitar pukul 09.10 WIB. Merasa khawatir, T mendapati rumah dalam kondisi terkunci. Kecurigaan semakin bertambah ketika T mencium bau tak sedap yang berasal dari dalam rumah. Setelah berhasil mendobrak pintu, T menemukan Kusnadi telah meninggal dunia di dalam sumur yang terletak di dapur rumahnya.

Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, Iptu Catoer Kurniawan, menjelaskan kronologi penemuan jenazah tersebut. Iptu Catoer mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, keterangan dari pihak keluarga yang menyebutkan bahwa Kusnadi memiliki riwayat epilepsi, menjadi fokus utama penyelidikan. Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, Ade Nugraha, menjelaskan detail proses evakuasi yang berjalan lancar dan kondusif. Ia menekankan penggunaan teknik vertikal rescue yang sesuai dengan kondisi lokasi kejadian yang terbatas. Meskipun telah berhasil dievakuasi, teka-teki penyebab pasti jatuhnya korban ke dalam sumur masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian Kusnadi. Riwayat epilepsi yang diderita korban menjadi pertimbangan utama dalam penyelidikan ini. Meskipun pihak keluarga telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah proses investigasi selesai.

Berikut beberapa poin penting dari kasus ini:

  • Korban ditemukan tewas di dalam sumur di rumahnya.
  • Jenazah telah membusuk, diperkirakan meninggal 4-5 hari sebelumnya.
  • Evakuasi dilakukan oleh Damkar dan BPBD Kota Bogor.
  • Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
  • Korban memiliki riwayat epilepsi.
  • Pihak keluarga menerima kejadian sebagai musibah dan tidak membuat laporan polisi.
  • Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.