Menlu RI Tegaskan Kerja Sama Global dalam Acara Buka Puasa Bersama Dubes Negara Sahabat

Menlu RI Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Global di Acara Buka Puasa Bersama Dubes Negara Sahabat

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menggelar tradisi tahunan Pejambon Iftar, sebuah acara buka puasa bersama para Duta Besar negara sahabat. Bertempat di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Kamis (13 Maret 2025), acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kerja sama internasional dan menghadapi tantangan global bersama. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan dunia yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Menlu Marsudi menyampaikan bahwa Pejambon Iftar bukan hanya sekadar acara makan bersama, melainkan forum diplomasi informal yang bermakna. Acara ini, yang dihadiri oleh para Duta Besar negara sahabat dan pejabat tinggi pemerintahan Indonesia, termasuk Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Kamaruddin Amin, memberikan kesempatan berharga untuk mempererat hubungan bilateral dan multilateral. Prof. Kamaruddin Amin turut memberikan ceramah agama yang menambah nilai spiritual acara tersebut.

"Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, kerja sama internasional menjadi kunci untuk menciptakan dunia yang lebih baik," ujar Menlu Marsudi. Beliau menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat jalinan persahabatan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini, serta membuka peluang untuk kolaborasi baru dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, politik, hingga sosial budaya.

Sebelum hidangan utama disajikan, para tamu disuguhi hidangan pembuka yang sederhana namun bermakna: dua potong kue tradisional, tiga buah kurma, dan segelas teh hangat. Menu sederhana ini mencerminkan kesederhanaan dan nilai-nilai luhur bulan Ramadan. Hidangan utama disajikan di ruangan terpisah untuk kenyamanan para tamu.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara tersebut. Para Duta Besar dan pejabat terlihat bertukar pikiran dan pandangan dalam suasana yang informal, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk membangun pemahaman dan mempererat hubungan antar negara. Acara ini ditutup dengan doa bersama, menunjukkan semangat persatuan dan solidaritas antar bangsa dalam menghadapi tantangan global.

Pejambon Iftar 2025 menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi dan kerja sama internasional. Acara ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga merupakan manifestasi nyata dari upaya Indonesia untuk membangun kemitraan strategis yang kuat dengan negara-negara sahabat demi menciptakan dunia yang lebih damai, adil, dan sejahtera.

Berikut beberapa poin penting yang diangkat dalam acara Pejambon Iftar 2025:

  • Pentingnya kerja sama global untuk menghadapi tantangan dunia.
  • Peran diplomasi informal dalam memperkuat hubungan antar negara.
  • Nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas dalam bulan Ramadan.
  • Komitmen Indonesia dalam membangun kemitraan strategis dengan negara sahabat.
  • Peran agama sebagai perekat persatuan dan kesatuan.