Festival Patrol Lumajang: Tradisi Islami Ramaikan Malam Minggu, Bangkitkan Ekonomi Lokal
Festival Patrol Lumajang: Tradisi Islami Ramaikan Malam Minggu, Bangkitkan Ekonomi Lokal
Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (15/3/2025) malam, dipenuhi oleh puluhan ribu warga yang antusias menyaksikan Festival Musik Patrol ke-20. Berlangsung di depan Masjid KH. Anas Mahfud, alun-alun Lumajang menjadi saksi bisu perhelatan tahunan yang telah menghibur masyarakat selama dua dekade ini. Event yang rutin digelar setiap Ramadhan ini tak hanya menyuguhkan lantunan syair Islami yang menyejukkan, namun juga menjadi bukti nyata pelestarian budaya lokal dan penggerak ekonomi kreatif di daerah tersebut.
Sebanyak 17 grup patrol menampilkan kreasi musik dan syair Islami yang memukau. Keunikan pertunjukan diperkuat dengan panggung berjalan yang dihiasi lampu dan ornamen menarik, semakin memikat perhatian penonton dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Atmosfer meriah dan penuh kekeluargaan begitu terasa, membaurkan beragam kalangan dalam satu perayaan budaya yang sarat makna.
Salah satu penonton, Salsa dari Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, mengungkapkan rasa senangnya terhadap festival ini. Ia menilai, acara ini memberikan alternatif hiburan positif bagi pemuda, mengalihkan perhatian dari kegiatan kurang bermanfaat seperti sekadar nongkrong di kafe. Lebih dari sekadar hiburan, Salsa melihat festival patrol sebagai wahana pelestarian budaya yang perlu dijaga oleh generasi muda. "Senang, ramai, kayaknya ini lebih ramai dari tahun kemarin," ujarnya, sembari menambahkan bahwa malam minggu kali ini terasa lebih bermakna karena turut melestarikan budaya lokal.
Pendapat senada disampaikan Rina, seorang pengunjung dari Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun. Awalnya, Rina dan temannya berencana mengunjungi Pasar Ramadhan yang digelar berdampingan dengan festival. Keberadaan Pasar Ramadhan menjadi nilai tambah, karena penonton dapat menikmati hiburan sekaligus berbelanja produk lokal. "Niatnya tadi ke Pasar Ramadhan, sampai sini kok ramai sekali ternyata ada patrol, jadi sekalian lihat. Bagus-bagus ternyata, seru juga," tuturnya.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memberikan apresiasi tinggi terhadap festival ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga terbukti efektif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. "Patrol ini budaya yang harus kita lestarikan. Dulu digunakan untuk ronda dan membangunkan sahur. Kegiatan ini perlu dijaga terus," terang Indah Amperawati.
Lebih lanjut, Bupati Indah mengungkapkan rencana untuk menjadikan Festival Patrol Lumajang sebagai event nasional. Namun, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama dalam hal peningkatan jumlah peserta agar event ini dapat berskala nasional. "Kalau sekarang mungkin skalanya masih kecil untuk jadi event nasional, ini yang akan kita evaluasi nanti supaya lebih besar lagi sembari kita koordinasi dengan Pemprov Jatim," pungkasnya.
Daftar Keunggulan Festival Patrol Lumajang:
- Hiburan Ramah Keluarga: Menarik peserta dari berbagai usia.
- Pelestarian Budaya Lokal: Menjaga tradisi patrol sebagai warisan budaya.
- Penggerak Ekonomi: Membantu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui Pasar Ramadhan dan aktivitas ekonomi terkait.
- Pemberdayaan Pemuda: Memberikan alternatif kegiatan positif bagi pemuda.
- Integrasi Budaya dan Agama: Menggabungkan aspek budaya dan nilai-nilai Islami.