KAI Daop 1 Jakarta: Lonjakan Penumpang Mudik di Pasar Senen Diprediksi Melonjak Tajam Akhir Maret

KAI Daop 1 Jakarta: Lonjakan Penumpang Mudik di Pasar Senen Diprediksi Melonjak Tajam Akhir Maret

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta memproyeksikan peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api untuk arus mudik Lebaran 2025. Lonjakan tersebut diprediksi akan dimulai pada tanggal 22 Maret 2025, terutama pada kereta api kelas ekonomi yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Pihak KAI memperkirakan okupansi penumpang di Stasiun Pasar Senen akan mencapai 100-101 persen pada tanggal 22, 23, 24, 30, 31 Maret, dan 1 April 2025.

Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, menjelaskan bahwa peningkatan signifikan ini terutama terlihat pada kelas ekonomi. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 29 dan 30 Maret 2025, dengan proyeksi okupansi mencapai 95 persen dan 99 persen untuk seluruh perjalanan kereta api. Data penjualan tiket hingga Minggu, 16 Maret 2025, menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan. Dari total 566.168 tempat duduk yang tersedia di Stasiun Pasar Senen, sebanyak 353.838 tempat duduk (62 persen) telah terjual. Sementara itu, di Stasiun Gambir, 193.200 tempat duduk (43 persen) dari total 447.632 tempat duduk telah dipesan.

Secara keseluruhan, KAI Daop 1 Jakarta telah menyediakan 1.013.800 tempat duduk dengan total 1.858 perjalanan kereta api untuk periode mudik Lebaran 2025. Hingga saat ini, tercatat 555.000 tiket telah terjual, atau sekitar 55 persen dari total kapasitas. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga mendekati hari raya. Mengantisipasi lonjakan penumpang yang signifikan ini, KAI Daop 1 Jakarta memberikan beberapa imbauan kepada calon penumpang.

Berikut beberapa imbauan dari pihak KAI Daop 1 Jakarta:

  • Memilih jadwal perjalanan lebih awal: Calon penumpang disarankan untuk merencanakan perjalanan dan memesan tiket jauh-jauh hari untuk menghindari kepadatan dan keterlambatan. Alternatif kereta api tambahan juga dapat dipertimbangkan.
  • Melakukan check-in lebih awal: KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pelaporan kedatangan atau check-in lebih awal guna menghindari antrean panjang, terutama pada puncak arus mudik.
  • Memanfaatkan layanan daring KAI: Calon penumpang dapat memanfaatkan aplikasi dan situs web resmi KAI untuk memeriksa ketersediaan tiket, informasi perjalanan, dan melakukan pemesanan tiket secara online.

Pihak KAI Daop 1 Jakarta berharap dengan langkah antisipasi dan imbauan ini, perjalanan mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh penumpang. Kesigapan dan kerjasama antara KAI dan para penumpang sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.