Pembinaan Keagamaan Intensif di Rutan Kebumen Selama Ramadan: Khatam Alquran dan Remisi Lebaran

Pembinaan Keagamaan Intensif di Rutan Kebumen Selama Ramadan: Khatam Alquran dan Remisi Lebaran

Ramadan 1446 H di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen diwarnai program pembinaan keagamaan intensif bagi ratusan warga binaan muslim. Program ini mewajibkan setiap warga binaan untuk mengkhatamkan Alquran sebanyak dua kali selama bulan suci. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya rehabilitasi dan pembentukan karakter yang lebih baik, sejalan dengan visi pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial. Pelaksanaan program tersebut melibatkan kerja sama antara petugas rutan dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen.

Setiap pagi, lantunan ayat suci Alquran menggema di Masjid Rutan, diiringi tadarus bersama antara warga binaan dan petugas. Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen, Tri Mulyono, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian penting dari pembinaan intensif. "Nuzulul Quran bukan hanya peringatan, tetapi momentum bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki diri," ujar Tri Mulyono pada Senin, 17 Maret 2025. Ia menambahkan, target minimal dua kali khatam Alquran diharapkan dapat membentuk karakter yang lebih baik dan menjadi landasan moral bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan setelah menjalani masa hukuman.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Achmad Sukatmo, atau yang akrab disapa Katmo, menyatakan bahwa pembinaan keagamaan merupakan pilar utama dalam proses rehabilitasi. "Ramadan ini kita jadikan momentum perubahan. Harapannya, mereka lebih dekat dengan Allah SWT dan memiliki pondasi moral yang kuat untuk kembali bermasyarakat," tegas Katmo. Program ini juga meliputi berbagai kegiatan keagamaan lain yang bertujuan untuk memperkuat spiritualitas dan pemahaman keagamaan para warga binaan.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dan perilaku baik selama mengikuti program pembinaan Ramadan, Rutan Kelas IIB Kebumen memberikan remisi khusus Lebaran bagi warga binaan yang memenuhi kriteria. Selain itu, layanan kunjungan keluarga (besuk) dibuka selama tiga hari pada periode Idul Fitri, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Hal ini sebagai upaya untuk memperkuat ikatan keluarga dan memberikan dukungan moral bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Saat ini, Rutan Kelas IIB Kebumen menampung 168 warga binaan, terdiri dari 35 tahanan dan 133 narapidana. Mayoritas warga binaan tersebut terlibat dalam kasus narkoba. Dengan program pembinaan berbasis keagamaan yang intensif, diharapkan mereka dapat menemukan makna spiritual yang mendalam, meningkatkan kesadaran diri, dan menjadikan Ramadan sebagai titik balik untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukuman. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya menurunkan angka residivis dan mendorong reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.