AHY Bantah Isu Perpecahan Internal Demokrat dan Tegaskan Dukungan Penuh pada Pemerintahan Prabowo
AHY Bantah Isu Perpecahan Internal Demokrat dan Tegaskan Dukungan Penuh pada Pemerintahan Prabowo
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara tegas membantah adanya upaya untuk memecah belah hubungan baik antara Partai Demokrat dengan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan AHY dalam acara buka bersama Fraksi Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (16/3/2025), menanggapi isu yang mencoba mengadu domba Presiden Prabowo dengan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). AHY menekankan pentingnya soliditas internal partai dalam mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo. Ia juga meminta seluruh kader Demokrat untuk fokus mengawal program-program pemerintah yang berdampak positif bagi rakyat.
AHY menjelaskan bahwa upaya-upaya untuk mengadu domba tersebut dilakukan dengan cara memotong-motong pernyataan SBY di luar konteks, sehingga terkesan menciptakan persepsi pertentangan antara SBY dan Presiden Prabowo. Namun, AHY menegaskan bahwa hubungan antara kedua tokoh tersebut tetap harmonis dan terjalin komunikasi yang baik. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Prabowo dalam menjaga hubungan baik tersebut dan membantah isu-isu yang beredar. "Presiden menyampaikan kepada saya langsung, saya tidak percaya itu. Dan saya ingin kita semakin kompak dan solid untuk mengawal kebijakan yang perlu rakyat di depan," ujar AHY, mengutip pernyataan langsung dari Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, AHY menekankan komitmen Partai Demokrat untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo. Hal ini, kata AHY, sejalan dengan hasil Kongres Partai Demokrat pada 24-25 Februari lalu yang menegaskan dukungan totalitas terhadap pemerintahan Presiden Prabowo. Dukungan tersebut, lanjut AHY, akan diwujudkan melalui berbagai upaya, termasuk pengawalan kebijakan pemerintah di parlemen, khususnya dalam bidang infrastruktur, pembangunan kewilayahan, dan ekonomi kreatif. AHY juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Fraksi Partai Demokrat di DPR atas kerja kerasnya dalam berkonsultasi dan mendengarkan agenda pemerintah.
AHY juga menyampaikan pesan kepada Fraksi Partai Demokrat untuk terus mengawal berbagai kebijakan dan isu strategis di DPR. Ia menegaskan pentingnya peran Partai Demokrat sebagai mitra konstruktif bagi pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Dalam konteks ini, AHY juga memberikan gambaran mengenai proses penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat yang baru. Ia memastikan bahwa kepengurusan baru ini akan selaras dengan visi Partai Demokrat untuk bangkit dan berjaya dalam lima tahun ke depan. Proses ini, kata AHY, akan dibahas lebih lanjut setelah berkonsultasi dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY, dan akan dibarengi dengan penyelenggaraan retret bagi pengurus DPP Demokrat yang baru terpilih.
Kesimpulannya, AHY melalui pernyataannya ini ingin menegaskan kesolidan internal Partai Demokrat dan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo. Ia juga sekaligus membantah upaya-upaya adu domba yang bertujuan untuk memecah belah hubungan baik antara Partai Demokrat dan Presiden Prabowo, serta antara Presiden Prabowo dan SBY. AHY menekankan pentingnya kerjasama dan komunikasi yang baik dalam rangka membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.