Ratusan Sopir Bus di Terminal Arjosari Jalani Tes Kesehatan Jelang Mudik Lebaran
Ratusan Sopir Bus di Terminal Arjosari Jalani Tes Kesehatan Jelang Mudik Lebaran
Dalam upaya memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan mudik Lebaran 2025, Terminal Tipe A Arjosari Malang, Jawa Timur, melaksanakan serangkaian tes kesehatan bagi para sopir bus. Kegiatan yang melibatkan kolaborasi berbagai instansi ini dimulai sejak Kamis, 13 Maret 2025, dan berlanjut hingga pekan berikutnya. Tes kesehatan ini meliputi pemeriksaan kadar alkohol, asam urat, gula darah, dan kolesterol. Langkah proaktif ini bertujuan untuk memastikan para pengemudi berada dalam kondisi prima sebelum menghadapi lonjakan penumpang selama periode mudik.
Pada Senin, 17 Maret 2025, sebanyak 125 sopir bus, mayoritas dari kategori bus antarkota dalam provinsi (AKDP), menjalani tes alkohol bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim. Kepala Terminal Tipe A Arjosari Malang, Maria Margareta, menjelaskan bahwa tes ini menggunakan alat Drager Alcotes 7000. Alat tersebut memastikan tidak adanya kandungan alkohol dalam tubuh para sopir dengan cara ditiup. Hasilnya pun memuaskan, seluruh sopir yang dites menunjukkan angka 0,00, mengindikasikan tidak ada satu pun yang terpengaruh minuman beralkohol. Maria menambahkan bahwa alat tersebut hanya mendeteksi alkohol dari minuman, bukan dari konsumsi obat-obatan yang mengandung alkohol. Tes alkohol ini menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan kesiapan para pengemudi untuk menghadapi periode arus mudik yang padat dan menuntut konsentrasi tinggi.
Selanjutnya, pada Kamis, 20 Maret 2025, tes kesehatan berlanjut dengan pemeriksaan asam urat, gula darah, dan kolesterol. Sasarannya diperluas, tidak hanya kepada sopir bus, tetapi juga warga sekitar Terminal Arjosari. Kerja sama dengan Jasa Raharja dalam program ini menunjukkan komitmen bersama untuk keselamatan penumpang. Hasil pemeriksaan kesehatan sebelumnya, kata Maria, menunjukkan kondisi kesehatan para sopir bus yang mayoritas sehat dan tidak memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan lebih lanjut. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang dapat disebabkan oleh faktor kesehatan pengemudi.
Meskipun pemeriksaan kesehatan sudah berjalan, rencana tes narkoba bagi para sopir bus masih dalam tahap koordinasi antara pihak terminal, Dinas Kesehatan Kota Malang, dan BNN Kota Malang. Rapat koordinasi yang dijadwalkan pada 19 Maret 2025 akan menentukan jadwal pelaksanaan tes narkoba tersebut. Langkah ini melengkapi rangkaian tes kesehatan yang komprehensif, memastikan para sopir bus tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga bebas dari pengaruh zat-zat terlarang yang dapat membahayakan keselamatan penumpang. Komitmen untuk keselamatan dan keamanan para pemudik terus diprioritaskan melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh ini.
Ringkasan: Upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas selama mudik Lebaran 2025 dilakukan di Terminal Arjosari, Malang, dengan tes kesehatan menyeluruh terhadap ratusan sopir bus. Tes alkohol, asam urat, gula darah, dan kolesterol telah dilaksanakan, sementara tes narkoba masih dalam tahap perencanaan. Kolaborasi berbagai instansi menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan mudik.