Banjir Parah di Perumahan Asri Sawangan, Depok: 40 KK Terdampak, Evakuasi Masih Berlangsung

Banjir Parah di Perumahan Asri Sawangan, Depok: 40 KK Terdampak, Evakuasi Masih Berlangsung

Hujan deras yang mengguyur wilayah Depok, Jawa Barat, sejak Senin malam mengakibatkan banjir besar yang merendam Perumahan Asri Sawangan pada Selasa, 4 Maret 2025. Tinggi muka air dilaporkan mencapai 1,5 meter, menggenangi sejumlah rumah dan memaksa puluhan kepala keluarga untuk mengungsi. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan warga dan menjadi fokus perhatian pemerintah setempat.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, genangan air telah menutupi jalanan perumahan hingga ke gapura utama. Sejumlah anak-anak terlihat bermain di genangan air, sebuah pemandangan yang memprihatinkan mengingat potensi bahaya yang mengintai. Kondisi ini semakin diperparah dengan laporan warga yang menyatakan bahwa sejumlah rumah telah terendam sepenuhnya, memaksa penghuninya untuk menyelamatkan diri dan barang-barang berharga.

Lurah Sawangan Baru, Firman, menjelaskan kronologi kejadian. "Banjir ini sudah terjadi sejak pukul 01.00 WIB dini hari," ujarnya. Ia menambahkan bahwa peristiwa ini merupakan kelanjutan dari banjir yang terjadi sehari sebelumnya, dengan intensitas yang meningkat signifikan pada Selasa pagi. Penyebab utama banjir ini, menurut Firman, adalah luapan Kali Pesanggrahan yang tidak mampu menampung debit air hujan yang berlebihan.

Dampak banjir ini sangat signifikan. Sebanyak 40 hingga 45 kepala keluarga (KK) terdampak langsung, dengan sebagian besar rumah mereka terendam. Proses evakuasi warga pun telah dilakukan sejak dini hari, dengan melibatkan unsur kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Depok, dan petugas lainnya. Meskipun sebagian besar warga telah berhasil dievakuasi, Lurah Firman menyatakan bahwa masih terdapat sekitar 4-5 KK yang menunggu proses evakuasi hingga berita ini diturunkan. Tim evakuasi masih bekerja keras untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan dan tempat pengungsian yang aman dan layak.

Pemerintah setempat telah menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak, termasuk penyediaan tempat pengungsian sementara, logistik, dan penanganan medis bila diperlukan. Namun, kejadian ini juga menjadi sorotan penting bagi upaya penanggulangan banjir di wilayah Depok. Perlu adanya evaluasi terhadap sistem drainase dan langkah-langkah antisipasi banjir untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Kondisi Saat Ini:

  • Tinggi air mencapai 1,5 meter.
  • 40-45 KK terdampak.
  • Evakuasi sebagian besar warga telah selesai, tetapi masih ada beberapa KK yang menunggu evakuasi.
  • Penyebab utama banjir adalah luapan Kali Pesanggrahan.
  • Pemerintah setempat memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan perlunya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.