Era Baru Timnas Indonesia: Struick Sambut Kluivert, Kenang Kontribusi Shin Tae-yong
Era Baru Timnas Indonesia: Struick Sambut Kluivert, Kenang Kontribusi Shin Tae-yong
Jelang laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB, suasana di kubu Timnas Indonesia diwarnai pergantian kepemimpinan pelatih. Rafael Struick, penyerang andalan Garuda yang kini membela Brisbane Roar, mengungkapkan perasaannya terkait pergantian tongkat estafet kepelatihan dari Shin Tae-yong kepada Patrick Kluivert.
Struick, yang telah mencatatkan 22 penampilan dan satu gol untuk Timnas Indonesia sejak mendapatkan kewarganegaraan pada 2023, menyatakan penghargaannya yang mendalam kepada Shin Tae-yong. Ia mengingat peran penting STY dalam kariernya, termasuk kesempatan debutnya bersama Tim Garuda. “Saya memiliki hubungan yang baik dengan Shin Tae-yong. Beliau yang memberikan saya kesempatan debut di Timnas,” ujar Struick, seperti dikutip dari situs AFC. Lebih lanjut, Struick menekankan kejujuran dan keterbukaan STY dalam membimbingnya. “Dia selalu sangat jujur dan terbuka kepada saya, dan dia memiliki keyakinan pada saya bahwa saya bisa menjadi pemain yang lebih baik,” tambahnya. Struick juga mengakui dampak besar Shin Tae-yong bagi sepak bola Indonesia: “Dia memiliki dampak yang sangat besar untuk Indonesia dan saya ingin berterima kasih kepadanya untuk itu. Dan saya pikir seluruh Indonesia sangat berterima kasih untuk itu.”
Pergantian pelatih dari Shin Tae-yong, yang diberhentikan pada 6 Januari 2025, ke Patrick Kluivert, yang baru diperkenalkan pada Januari lalu sebagai pelatih Timnas Indonesia, menandai babak baru bagi skuad Garuda. Struick mengungkapkan antusiasmenya menyambut era baru ini di bawah kendali legenda sepak bola Belanda tersebut. “Tapi kami memiliki Patrick Kluivert yang datang sekarang dan dia adalah nama besar, dia adalah seorang legenda dan saya sangat bersemangat untuk bekerja dengannya dan melihat apa yang bisa dia lakukan,” kata Struick. Ia juga menyatakan bahwa keputusan pergantian pelatih telah diambil di tingkat atas dan menunjukkan optimisme terhadap masa depan timnas. “Keputusan telah dibuat di tingkat atas dan saya pikir itu adalah keputusan yang bagus, tetapi kita harus melihat untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” imbuhnya.
Kluivert, yang akan dibantu oleh tim pelatih asal Belanda yang terdiri dari Denny Landzaat, Alex Pastoor, dan Gerald Vanenburg, diharapkan membawa perubahan signifikan bagi Timnas Indonesia. Struick menganggap kehadiran tim pelatih asal Eropa ini sebagai langkah positif untuk jangka panjang. “Namun ini bukan untuk jangka pendek. Untuk masa depan, bagus juga untuk memiliki beberapa pelatih Eropa. Saya sangat bersemangat. Kami tahu ini akan berbeda. Saya bersemangat,” tutup Struick, menunjukkan keyakinan dan semangatnya menghadapi tantangan di kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.