Layerspeech: 13 Tahun Merajut Tradisi Lebaran Lewat Hampers Lapis Legit Premium
Layerspeech: 13 Tahun Merajut Tradisi Lebaran Lewat Hampers Lapis Legit Premium
Di tengah ramainya hampers kue kering yang membanjiri pasar menjelang hari raya, Layerspeech, sebuah usaha rintisan asal Surabaya, berhasil mempertahankan posisinya dengan menawarkan alternatif unik: hampers berisi kue basah premium, khususnya lapis legit. Selama 13 tahun, Layerspeech, di bawah kepemimpinan Jenne Greensabeth, konsisten menghadirkan hampers yang tak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan tradisi berbagi khas Indonesia. Keberhasilan Layerspeech bukan sekadar menjual hampers, melainkan menciptakan pengalaman berkesan bagi pelanggan melalui kualitas dan inovasi yang tak pernah berhenti.
Jenne Greensabeth, pemilik Layerspeech, menjelaskan bahwa keunikan hampers buatannya terletak pada penggunaan kue basah sebagai pilihan utama, khususnya lapis legit yang menjadi andalan. “Biasanya hampers itu isinya kue kering semua. Tapi di Layerspeech, kita menawarkan pilihan kue basah seperti lapis legit, yang menjadi pembeda utama,” ujarnya dalam wawancara dengan Kompas.com. Lebih dari sekedar menawarkan pilihan kue, Layerspeech juga memberikan fleksibilitas tinggi kepada pelanggan dalam hal kustomisasi. Pelanggan dapat memilih kombinasi isi hampers sesuai selera, mulai dari variasi kue kering, lapis legit, brownies, hingga desain kemasan yang disesuaikan dengan tema dan preferensi pribadi. Hal ini menunjukkan komitmen Layerspeech dalam memberikan layanan personalisasi yang bernilai tinggi.
Rentang harga hampers Layerspeech pun beragam, mengakomodasi berbagai kalangan. “Harga hampers kami mulai dari Rp 159.000 hingga Rp 1.800.000. Kami menyediakan lebih dari 25 pilihan hampers dengan berbagai kombinasi dan harga, sehingga tersedia pilihan yang sesuai dengan budget masing-masing,” jelas Jenne. Kualitas premium yang ditawarkan Layerspeech terbukti menarik pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari individu hingga instansi pemerintah, bahkan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, telah menjadi pelanggan setia selama beberapa tahun.
Jangkauan pasar Layerspeech pun telah melampaui batas geografis Jawa Timur. Hampers Layerspeech telah dikirim ke berbagai kota di Indonesia, bahkan hingga Papua. Lebih istimewa lagi, produknya juga telah menembus pasar internasional, dengan pengiriman rutin ke Singapura. “Pengiriman ke Singapura rutin dilakukan, tidak hanya pada momen-momen tertentu saja. Bahkan untuk Ramadhan ini pun ada pesanan dari sana,” imbuh Jenne. Hal ini membuktikan daya tarik hampers Layerspeech yang mampu menembus pasar domestik dan internasional.
Menjelang Lebaran tahun ini, permintaan hampers Layerspeech meningkat drastis. Jika biasanya Layerspeech mampu mengirimkan 50 hampers per hari, kini angka tersebut telah meningkat signifikan menjadi lebih dari 70 hampers, dan diprediksi akan melonjak hingga 100% lebih tinggi pada H-7 Lebaran. Perubahan tren pengiriman hampers juga diamati oleh Jenne. “Dulu, pelanggan biasanya memesan hampers H-7 sebelum Lebaran, Natal, atau Imlek. Namun sekarang, banyak yang memesan jauh-jauh hari, bahkan sejak awal puasa. Mungkin karena hampers ini bisa jadi dessert untuk berbuka puasa,” analisisnya.
Rahasia di balik kesuksesan Layerspeech terletak pada komitmen terhadap kualitas produk. Layerspeech menggunakan bahan-bahan pilihan dan proses pembuatan yang terjaga kualitasnya. Semua kue dibuat tanpa pengawet dan pengembang kimia. “Kue kami lebih baik disimpan dalam kondisi beku untuk menjaga teksturnya. Tanpa pengawet, lapis legit bisa bertahan 3-4 hari di suhu ruangan, tetapi jika disimpan di kulkas, dapat bertahan hingga dua minggu,” jelas Jenne. Penggunaan bahan baku berkualitas tinggi seperti butter Wisman dan telur ayam kampung menghasilkan tekstur dan rasa yang premium, seperti nastar yang lembut, lumer di mulut, dan memiliki rasa yang kaya.
Saat ini, Layerspeech masih beroperasi di Surabaya tanpa cabang. Namun, dengan meningkatnya permintaan dan ekspansi pasar yang terus berkembang, Layerspeech berkomitmen untuk menjaga kualitas, inovasi, dan tradisi berbagi lewat hampers lapis legit premiumnya, memastikan keberlanjutan bisnis dan warisan kuliner Indonesia.