Stojkovic Bela Vlahovic: Minimnya Peluang di Juventus Dinilai Tak Adil
Stojkovic Bela Vlahovic: Minimnya Peluang di Juventus Dinilai Tak Adil
Pelatih Tim Nasional Serbia, Dragan Stojkovic, secara terbuka mengkritik kebijakan pelatih Juventus, Thiago Motta, yang dinilai telah secara tidak adil mengurangi peran Dusan Vlahovic di tim utama. Stojkovic menyatakan keprihatinannya atas minimnya kesempatan bermain yang didapatkan Vlahovic sejak kedatangan Randal Kolo Muani pada bursa transfer musim dingin lalu. Meskipun Vlahovic telah membuktikan ketajamannya dengan mencetak 14 gol di semua ajang musim ini, ia hanya sekali diturunkan sebagai starter di Serie A sejak Januari. Sikap Motta ini dianggap Stojkovic sebagai sebuah kesalahan.
Meskipun demikian, Stojkovic tetap memberikan dukungan penuh kepada Vlahovic dan memanggilnya untuk membela Timnas Serbia pada jeda internasional kali ini. Stojkovic berpendapat bahwa setiap pemain mengalami fase naik turun dalam kariernya, dan ia percaya Vlahovic pantas mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya. Ia yakin Vlahovic akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa perlakuan yang diterimanya di Juventus tidaklah adil. “Setiap pemain memiliki momen positif dan negatif,” ujar Stojkovic kepada Football Italia. “Kami menghargai Dusan sebagai salah satu pemain terpenting bagi permainan kami. Ia akan selalu bermain dengan saya, karena ia memiliki kesempatan di sini untuk menunjukkan bahwa apa yang mereka lakukan kepadanya tidaklah baik.”
Peluang tersebut akan didapatkan Vlahovic dalam dua laga play-off UEFA Nations League melawan Austria. Laga kandang dan tandang ini menjadi panggung bagi Vlahovic untuk menambah koleksi golnya bersama Timnas Serbia. Rekornya saat ini cukup impresif dengan 13 gol dari 32 penampilan. Stojkovic melihat laga melawan Austria sebagai kesempatan emas bagi Vlahovic untuk menunjukkan ketajamannya dan membungkam kritik atas minimnya kesempatan bermain di Juventus. Dukungan Stojkovic ini menjadi suntikan moral bagi Vlahovic yang tengah menghadapi situasi sulit di klubnya. Keputusan pelatih Serbia ini juga mencerminkan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kemampuan pemain andalannya tersebut.
Dengan peluang bermain yang lebih terjamin di Timnas, Vlahovic diharapkan bisa kembali menemukan performa terbaiknya. Ketajamannya di depan gawang menjadi modal penting bagi Timnas Serbia dalam menghadapi tantangan di play-off UEFA Nations League. Pertanyaan besarnya adalah, akankah penampilan gemilang Vlahovic bersama Timnas Serbia mampu mengubah pandangan Motta dan mengembalikannya ke posisi utama di Juventus?
Catatan: Angka dan statistik dalam berita ini diperoleh dari sumber-sumber terpercaya dan berdasarkan informasi yang tersedia saat penulisan.