Aktor Adrien Brody Tuai Kontroversi di Academy Awards ke-97

Aktor Adrien Brody Tuai Kontroversi di Academy Awards ke-97

Kemenangan Adrien Brody sebagai Aktor Terbaik di Academy Awards ke-97, Minggu (2 Maret 2025) di Dolby Theatre, Los Angeles, diwarnai kontroversi. Bukan karena pidato kemenangannya yang menyentuh, melainkan karena sebuah aksi tak terduga yang dilakukannya sesaat sebelum naik ke panggung. Setelah namanya disebut sebagai pemenang atas perannya di film The Brutalist, Brody, yang terlihat bersemangat, memeluk kekasihnya, perancang busana Georgina Chapman, sebelum menerima ucapan selamat dari para kolega. Namun, sebelum menuju panggung untuk menerima piala Oscar, Brody melakukan tindakan yang mengejutkan banyak orang.

Ia mengeluarkan permen karet dari mulutnya dan melemparkannya ke arah Chapman yang duduk di sebelahnya. Aksi spontan ini, yang direkam oleh banyak kamera, langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Para penonton di lokasi dan pengguna media sosial mengungkapkan kekecewaan mereka atas perilaku aktor berusia 51 tahun tersebut. Banyak yang menilai tindakan Brody tidak sopan dan tidak pantas, terutama mengingat acara bergengsi dan situasi formal Academy Awards. Beberapa komentar di platform X (sebelumnya Twitter) menyatakan keheranan mereka atas keputusan Brody, membandingkannya bahkan dengan insiden tamparan Will Smith kepada Chris Rock di acara yang sama beberapa tahun lalu. Salah satu komentar berbunyi, "Sungguh mengejutkan, lebih mengejutkan daripada insiden Will Smith," menggarisbawahi betapa mengejutkan dan tidak terduga tindakan Brody.

Di tengah kontroversi, Brody memberikan klarifikasi singkat dalam sebuah wawancara singkat di belakang panggung acara Live with Kelly and Mark. Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin menyingkirkan permen karet dengan cepat dan tidak terpikir untuk menelannya. Namun, klarifikasi ini tampaknya tidak cukup meredakan kritikan yang terus berdatangan. Fakta bahwa Chapman tidak berhasil menangkap permen karet tersebut semakin memperburuk situasi. Kejadian ini tentu menjadi catatan kelam dalam perjalanan karier aktor yang telah meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Di luar kontroversi tersebut, pidato kemenangan Brody sendiri berisi ungkapan syukur dan refleksi atas perjalanan kariernya. Ia menghabiskan sekitar lima menit untuk menyampaikan rasa syukur atas penghargaan kedua yang diterimanya di Academy Awards, 22 tahun setelah kemenangan pertamanya lewat film The Pianist (2003). Brody menuturkan bahwa momen tersebut merupakan pencapaian tertinggi dalam hidupnya, menekankan betapa cepatnya kesuksesan bisa datang dan pergi. Dalam pidatonya, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Chapman dan kedua anaknya, Dash dan India, dari pernikahan sebelumnya. Ia menyebut perjalanan hidupnya penuh liku, namun ia berterima kasih atas dukungan dan penerimaan dari orang-orang terkasih.

Insiden permen karet ini memberikan pelajaran penting tentang etika dan perilaku di tempat umum, terutama dalam acara sebesar Academy Awards. Aksi spontan Brody, meskipun mungkin tanpa niat jahat, telah mencoreng momen kemenangannya dan menimbulkan kontroversi yang meluas di media.

Beberapa komentar dari media sosial:

  • "Sungguh tidak sopan Adrien Brody melempar permen karetnya ke pacarnya seperti itu."
  • "Penasaran apa yang ada dalam benak Adrien Brody hingga berpikir melempar permen karet ke pasangannya adalah ide yang bagus."
  • "Adrien Brody MELEMPAR permen karet ke Georgina Chapman...sejujurnya ini lebih mengejutkan daripada Will Smith menampar Chris Rock."