Pasar Murah Palangka Raya Dipadati Pembeli Jelang Lebaran: Antisipasi Kenaikan Harga

Pasar Murah Palangka Raya Dipadati Pembeli Jelang Lebaran: Antisipasi Kenaikan Harga

Jelang perayaan Idul Fitri 1446 H, ratusan warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, memadati pasar murah yang digelar di Kantor Pos pada Rabu (19/03/2025). Kegiatan ini diselenggarakan 11 hari sebelum Lebaran, menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya. Antrean panjang terlihat sejak pagi hari, dengan warga bersemangat untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga terjangkau. Beras, cabai, bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan berbagai bahan dapur lainnya menjadi rebutan para pembeli.

Tingginya animo masyarakat untuk berbelanja di pasar murah ini didorong oleh kekhawatiran akan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Kenaikan harga yang signifikan, terutama pada komoditas cabai, mendorong warga untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli persediaan dalam jumlah besar. Selain kebutuhan konsumsi sehari-hari, pembelian beras dalam jumlah banyak juga dimaksudkan untuk memenuhi kewajiban zakat fitrah.

Desi (51), seorang warga Jalan Hiu Putih Palangka Raya, berbagi pengalamannya. Sambil menenteng kantong plastik berisi cabai dan bawang putih yang baru dibelinya, ia menjelaskan alasannya berbelanja di pasar murah. "Harus beli banyak, Mas. Sejak Ramadan harga-harga kebutuhan pokok naik terus, terutama cabai. Beras juga ikut naik, jadi harus antisipasi dengan beli di pasar murah," ujarnya kepada awak media. Ia menambahkan bahwa meski beberapa komoditas sempat mengalami penurunan harga, namun komoditas lain masih mengalami kenaikan harga yang signifikan. "Bawang, tomat, dan sayur-sayuran sempat turun, tapi cabai masih mahal. Jadi pasar murah ini kesempatan emas," tutur Desi yang berprofesi sebagai penjual nasi kuning.

Senada dengan Desi, Ramijah (52), warga Kelurahan Bukit Tunggal, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya pasar murah ini. Ia menyebut pasar murah sebagai penyelamat bagi warga yang memiliki daya beli terbatas. "Kalau beli di pasar biasa mahal sekali, apalagi cabai, harganya bisa tembus di atas Rp 100.000," katanya. Ramijah berharap pemerintah dapat konsisten menyelenggarakan program pasar murah serupa di masa mendatang untuk membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga di pasaran, terutama menjelang hari raya besar seperti Lebaran.

Lebih lanjut, Ramijah berharap, "Semoga terus ada program pasar murah seperti ini, tempat ibu-ibu seperti kami bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. Soalnya, di pasar biasa harganya sangat mahal, apalagi mendekati Lebaran." Kehadiran pasar murah ini menjadi solusi yang efektif untuk meringankan beban ekonomi masyarakat Palangka Raya dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.


Daftar Komoditas yang Dijual: * Beras * Cabai * Bawang Putih * Bawang Merah * Gula Pasir * Bahan Dapur Lainnya