Jasa Marga Tingkatkan Infrastruktur Kendaraan Listrik: 127 SPKLU Baru di Rest Area Tol untuk Mudik Lebaran 2025

Jasa Marga Siap Layani Pemudik Kendaraan Listrik dengan 127 SPKLU di Rest Area Tol

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. secara signifikan meningkatkan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di sepanjang jalan tol menjelang musim mudik Lebaran 2025. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jaringan jalan tol yang dikelola Jasa Marga. Tercatat, sebanyak 127 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiapkan dan tersebar di berbagai rest area. Penambahan ini merupakan peningkatan signifikan dari jumlah SPKLU sebelumnya yang hanya berjumlah 114 unit.

Corporate Communication Jasa Marga, Lisye Octaviana, menjelaskan bahwa penambahan 13 unit SPKLU baru ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. "Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya jumlah kendaraan listrik yang beroperasi, dan untuk memastikan kelancaran perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik," ujar Lisye dalam jumpa pers di Kantor Jasa Marga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/3/2025). Ia menambahkan bahwa penambahan SPKLU ini merupakan bagian dari serangkaian peningkatan fasilitas di rest area, yang juga meliputi peningkatan fasilitas sanitasi, posko kesehatan, dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta SPBU modular.

Beberapa SPKLU yang telah terpasang di rest area Jasa Marga juga telah dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat. Informasi mengenai lokasi SPKLU dengan fitur pengisian cepat ini dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Travoy. Aplikasi ini menyediakan informasi detail mengenai lokasi SPKLU, termasuk tipe pengisian dan kapasitasnya. Dengan demikian, para pemudik dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih efisien, termasuk perencanaan waktu pengisian daya kendaraan listrik mereka.

"Melalui penyediaan 127 unit SPKLU dan integrasi dengan aplikasi Travoy, Jasa Marga berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan terencana bagi pengguna kendaraan listrik," tambah Lisye. Hal ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik dan mengurangi kekhawatiran akan keterbatasan infrastruktur pengisian daya di sepanjang perjalanan mudik.

Selain penambahan SPKLU, Jasa Marga juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung lainnya di rest area. Hal ini mencakup peningkatan jumlah toilet, tempat istirahat yang nyaman, dan ketersediaan makanan dan minuman. Dengan demikian, pemudik dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan mudik, baik bagi pengguna kendaraan berbahan bakar konvensional maupun kendaraan listrik.

Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat, khususnya dalam menyambut arus mudik Lebaran 2025. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dan memastikan kelancaran serta kenyamanan perjalanan mudik bagi seluruh pemudik.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait peningkatan fasilitas SPKLU di rest area tol Jasa Marga:

  • Total 127 SPKLU tersebar di rest area Jasa Marga Grup.
  • Penambahan 13 unit SPKLU baru dari jumlah sebelumnya 114 unit.
  • Beberapa SPKLU mendukung pengisian cepat.
  • Informasi lokasi SPKLU tersedia di aplikasi Travoy.
  • Peningkatan fasilitas pendukung lainnya di rest area, seperti sanitasi, posko kesehatan, BBM, dan SPBU modular.