PO Efisiensi Rintis Era Transportasi Ramah Lingkungan dengan Bus Listrik AKAP: Rute Perdana Cilacap-Yogyakarta

PO Efisiensi Rintis Era Transportasi Ramah Lingkungan dengan Bus Listrik AKAP: Rute Perdana Cilacap-Yogyakarta

KEBUMEN, Jawa Tengah – PO Efisiensi, perusahaan otobus terkemuka, mengambil langkah progresif dalam industri transportasi Indonesia dengan meluncurkan layanan bus listrik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Inisiatif ini menandai komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan inovasi teknologi dalam sektor transportasi massal.

Peresmian layanan bus listrik ini dilakukan pada 13 Maret 2025, dengan rute perdana yang menghubungkan Cilacap dan Yogyakarta. Langkah ini menjadikan PO Efisiensi sebagai salah satu pionir dalam penggunaan bus listrik untuk rute AKAP di Indonesia.

Yosua Heryadhi, Manager Marketing dan PR PT Efisiensi Putra Utama, mengungkapkan bahwa adopsi bus listrik ini merupakan respons terhadap tren elektrifikasi kendaraan yang semakin menguat, sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong transportasi yang lebih ramah lingkungan.

"Kami melihat perkembangan pesat kendaraan listrik, mulai dari sepeda motor hingga bus. Meskipun bus listrik sudah ada, penggunaannya untuk transportasi antarkota masih sangat terbatas. Kami ingin menjadi yang terdepan dalam menghadirkan solusi transportasi berkelanjutan," ujar Yosua.

Uji Coba Rute Cilacap-Yogyakarta

Pemilihan rute Cilacap-Yogyakarta sebagai tahap uji coba bukan tanpa alasan. Menurut Yosua, rute ini ideal untuk menguji performa dan efisiensi bus listrik dalam perjalanan jarak menengah. Selama masa uji coba yang berlangsung selama satu bulan, PO Efisiensi akan mengumpulkan data terkait:

  • Durasi perjalanan
  • Konsumsi energi
  • Kendala teknis
  • Respon masyarakat

"Data yang kami kumpulkan akan menjadi dasar evaluasi sebelum memperluas layanan bus listrik ke rute lain yang lebih jauh," jelas Yosua.

Saat ini, PO Efisiensi baru mengoperasikan satu unit bus listrik dengan konfigurasi kursi 2-2. Meskipun demikian, perusahaan berencana untuk menambah armada bus listrik jika hasil uji coba menunjukkan hasil yang positif.

Tarif dan Jadwal

Tarif yang ditetapkan untuk layanan bus listrik ini adalah Rp 30.000 untuk rute Yogyakarta-Kebumen dan Rp 60.000 untuk rute Yogyakarta-Cilacap (atau sebaliknya). Jadwal keberangkatan bus listrik dari pool Cilacap adalah sekitar pukul 07.30 WIB, dan dari Rest Area Kebumen sekitar pukul 09.30 WIB.

Efisiensi Biaya dan Dampak Lingkungan

Selain memberikan kenyamanan bagi penumpang, PO Efisiensi juga menargetkan efisiensi biaya operasional melalui penggunaan bus listrik. Perusahaan memperkirakan bahwa biaya operasional bus listrik dapat ditekan hingga 60% dibandingkan dengan bus konvensional berbahan bakar diesel.

"Penggunaan bus listrik juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, mendukung upaya pelestarian lingkungan dan menciptakan transportasi yang lebih berkelanjutan," tegas Yosua.

Pengalaman Pengemudi

Roben Sutarno, salah satu pengemudi bus listrik PO Efisiensi, berbagi pengalamannya mengemudikan bus ini dalam rute Cilacap-Yogyakarta. Menurutnya, perbedaan utama terletak pada sistem transmisi.

"Bus listrik ini full electric matic dan tidak menggunakan kopling, sehingga lebih nyaman dikendarai. Namun, akselerasinya berbeda. Bus ini harus berjalan pelan dulu sebelum bisa mencapai kecepatan optimal," jelas Roben.

Dalam hal daya tahan baterai, Roben mengatakan bahwa pengisian daya selama dua jam dapat menempuh jarak sekitar 100 kilometer. Namun, ia mengakui bahwa fasilitas pengisian daya masih terbatas di Jogjakarta dan Cilacap.

Harapan Masa Depan

Dengan adanya uji coba ini, PO Efisiensi berharap dapat mengumpulkan data yang cukup untuk mengambil keputusan terkait penambahan armada bus listrik di masa mendatang. Jika hasil uji coba menunjukkan efisiensi yang tinggi dan respon masyarakat positif, PO Efisiensi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan investasi lebih lanjut dalam armada bus listrik.

"Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan transportasi lain untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan dan berkontribusi pada pembangunan transportasi yang berkelanjutan di Indonesia," pungkas Yosua.