Di Balik Jeruji Besi, Vadel Badjideh Temukan Kedamaian Spiritual dan Rindukan Lebaran Bersama Keluarga
Vadel Badjideh: Perjalanan Spiritual di Balik Tahanan dan Kerinduan Lebaran
Kasus hukum yang menjerat Vadel Badjideh, seorang TikTokers muda, tampaknya membawa dampak mendalam bagi dirinya. Di balik dinginnya tembok tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, sebuah perubahan signifikan terjadi. Keluarga Vadel mengungkapkan bahwa ia kini lebih mendekatkan diri pada agama, sebuah transformasi yang mengejutkan banyak pihak.
Martin Badjideh, kakak Vadel, menjadi saksi langsung perubahan tersebut saat menjenguk adiknya. Ia terkejut melihat Vadel menggunakan tasbih digital dan khusyuk berzikir. Padahal, menurut Martin, Vadel sebelumnya dikenal sebagai sosok yang cuek dan kurang perhatian terhadap hal-hal religius.
"Tadi sih terakhir kita jenguk, dia ada tasbih yang digital tuh. Gue sampai nanya dapet dari mana gitu kan. Kok tumben lo? dulu kan cuek ya, nggak inget lah," ujar Martin, Kamis (20/3/2025), di Polres Metro Jakarta Selatan. Perubahan ini tentu saja disambut baik oleh keluarga.
Harapan di Hari Lebaran
Selain perubahan spiritual, Vadel juga menyimpan kerinduan mendalam. Ia mengungkapkan keinginannya kepada sang ibunda, Titin Badjideh, untuk dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta di rumah.
"Dia pengin di waktu Lebaran nanti kumpul sama mama papa, sama keluarga kecil keponakan. Itu aja. Cuma permintaanya itu aja," tutur Titin dengan nada haru. Keluarga saat ini tengah mengupayakan penangguhan penahanan agar Vadel dapat mewujudkan impiannya tersebut.
Upaya Keluarga dan Proses Hukum
"Masih diproses. Semoga bismillah. Biar semuanya selesai. Kita mengharapkan yang terbaik. Buat saya, buat keluarga, buat mama, buat Vadel. Itu aja sih," ungkap Martin, berharap yang terbaik bagi adiknya.
Seperti diketahui, Vadel Badjideh telah sebulan mendekam di tahanan atas laporan yang dibuat oleh Nikita Mirzani terkait dugaan tindak pidana terhadap putrinya, LM. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2811/IX/2024/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Vadel dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan terkait aborsi dan Undang-Undang Perlindungan Anak.
Kasus ini masih bergulir, dan keluarga Vadel berharap keadilan dapat ditegakkan. Di tengah proses hukum yang berjalan, perubahan positif yang terjadi pada Vadel menjadi secercah harapan. Kedekatannya dengan agama dan kerinduan untuk berkumpul bersama keluarga di hari Lebaran menjadi bukti bahwa di balik kesulitan, selalu ada ruang untuk perbaikan dan harapan.