Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran, Polres Blitar Kota Siapkan Skema Pengalihan Arus di Simpang Tugu Rante
Polres Blitar Kota Siapkan Strategi Hadapi Puncak Arus Mudik Lebaran 2025
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Polres Blitar Kota telah menyiapkan serangkaian strategi untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Jumat, 28 Maret 2025 (H-3 Lebaran). Fokus utama pengamanan adalah ruas jalan nasional yang menghubungkan simpang tiga Tugu Rante di Desa Bendo, Kecamatan Srengat, hingga wilayah Kota Blitar, yang diidentifikasi sebagai titik rawan kemacetan.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Andang Wastiyono, menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan diprediksi mulai terjadi pada akhir pekan ini. Simpang tiga Tugu Rante menjadi perhatian khusus karena merupakan pertemuan arus lalu lintas dari arah Kediri dan Tulungagung. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kemacetan parah, terutama bagi kendaraan yang menuju ke arah timur, yaitu Kota Blitar.
Untuk mengatasi potensi kemacetan, Polres Blitar Kota akan menerapkan skema pengalihan arus secara situasional. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi:
- Pemasangan traffic cone dan water barrier: Alat ini akan dipasang di as jalan untuk memisahkan arus kendaraan dari arah Tulungagung, mencegahnya langsung masuk ke jalan nasional menuju Kota Blitar.
- Pengalihan Arus: Kendaraan dari arah Tulungagung akan diarahkan untuk berbelok ke kiri di simpang tiga Tugu Rante, kemudian memutar balik di depan SPBU yang berjarak sekitar 300 meter di sisi utara simpang tiga tersebut. Skema ini hanya akan diberlakukan saat terjadi peningkatan arus lalu lintas yang signifikan.
Selain fokus pada ruas jalan nasional, Polres Blitar Kota juga akan memberikan perhatian khusus pada beberapa destinasi wisata utama, yaitu:
- Makam Bung Karno: Pospam akan didirikan di area parkir PIPP untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang biasanya terjadi mulai H+3 Lebaran.
- Candi Penataran: Pengamanan akan diperketat untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan pengunjung.
Pos pengamanan dan pos pantau juga akan didirikan di lokasi-lokasi strategis, seperti Stasiun Kereta Api di Jalan TGP dan Terminal Bus Patria di Jalan Kenari, Kota Blitar. Hal ini bertujuan untuk memantau pergerakan pemudik dan memberikan pelayanan yang optimal.
Iptu Samsul Anwar, Kasi Humas Polres Blitar Kota, menambahkan bahwa sebanyak 433 personel gabungan akan diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2025, yang akan berlangsung hingga 8 April 2025. Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik antar instansi terkait, Polres Blitar Kota berharap dapat meminimalkan potensi kemacetan dan gangguan keamanan selama arus mudik Lebaran 2025, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan lancar dan aman.