Stok BBM di Jateng Aman Jelang Mudik Lebaran: Pemerintah Jamin Ketersediaan Pertalite dan Pertamax
Jaminan Pasokan BBM di Jawa Tengah Menjelang Arus Mudik Lebaran
Menjelang puncak arus mudik Lebaran, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan kabar baik terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Jawa Tengah. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa stok BBM saat ini dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 18 sampai 21 hari ke depan.
Kepastian ini disampaikan Menteri Bahlil setelah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas penyimpanan dan distribusi BBM di Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (20/3/2025). Dalam keterangannya, beliau menekankan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran pasokan BBM selama periode mudik Lebaran, termasuk penambahan kapasitas penyimpanan dan pengoptimalan jaringan distribusi.
Rincian Ketersediaan Stok BBM:
Berikut adalah rincian coverage days atau perkiraan ketahanan stok untuk beberapa jenis BBM yang tersedia di Jawa Tengah:
- Pertalite: 12,5 hari
- Pertamax: 17 hari
- Solar: 18,6 hari
- Pertamina Dex: 43,7 hari
- Avtur: 29,2 hari
Angka-angka ini menunjukkan bahwa stok BBM, khususnya Pertamax dan Solar, berada dalam kondisi yang cukup aman untuk menghadapi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi selama periode mudik Lebaran. Meskipun stok Pertalite lebih rendah, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan ketersediaan bahan bakar tersebut di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Infrastruktur dan Layanan Pendukung
Ketersediaan stok BBM yang memadai didukung oleh infrastruktur dan jaringan distribusi yang solid di wilayah Regional Jawa Bagian Tengah, meliputi:
- Tujuh Instalasi Teknis/Fasilitas Distribusi BBM (IT/FT)
- Lima Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU)
Selain itu, untuk memberikan layanan yang optimal kepada para pemudik, pemerintah telah menyiagakan:
- 254 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi nonstop
- 15 unit layanan tambahan BBM dan kiosk Pertamina
- 19 unit layanan delivery produk BBM
Penambahan 60 tangki penyimpanan juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk menjamin kelancaran distribusi BBM selama periode mudik Lebaran. Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan, seperti cuaca buruk atau lonjakan permintaan mendadak, sehingga para pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman menuju kampung halaman.
Menteri Bahlil juga menghimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM selama periode Lebaran. Pemerintah akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan pasokan BBM tetap aman dan lancar di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di jalur-jalur mudik utama.