Kertajati Siaga Mudik Lebaran 2025: Antisipasi Lonjakan Penumpang Meski Tren Penerbangan Melandai

Bandara Kertajati Bersiap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2025

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, yang terletak di Majalengka, terus melakukan persiapan untuk menyambut arus mudik Lebaran 2025. Meskipun aktivitas penerbangan di bandara ini belum seramai yang diharapkan, pihak pengelola tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.

Sekretaris Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menegaskan bahwa Kertajati akan tetap menjadi salah satu titik penting dalam operasi angkutan Lebaran tahun ini. Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menjadi acuan untuk mempersiapkan segala aspek, mulai dari fasilitas hingga personel.

Evaluasi Mudik 2024: Peningkatan Pelayanan Menjadi Prioritas

Berkaca pada data Lebaran 2024, Bandara Kertajati melayani total 26.377 penumpang dengan rute domestik seperti Denpasar, Kualanamu, Balikpapan, Batam, dan Ujung Pandang. Puncak arus mudik terjadi pada 17 April 2024, dengan jumlah penumpang mencapai 2.426 orang.

"Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam hal kenyamanan dan keamanan penumpang," ujar Dhani Gumelar. "Evaluasi dari tahun sebelumnya menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan."

Antisipasi Dampak Rute Internasional Baru

Meskipun ada penambahan rute internasional ke Singapura dan Malaysia, Dhani Gumelar memperkirakan pergerakan penumpang secara keseluruhan tidak akan jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pihak bandara tetap mengantisipasi potensi lonjakan penumpang, terutama pada hari-hari puncak arus mudik dan balik.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti maskapai penerbangan, kepolisian, dan instansi terkait lainnya, untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran," tambahnya.

Penurunan Frekuensi Penerbangan: Tantangan Bagi Kertajati

Saat ini, realisasi trafik di Bandara Kertajati menunjukkan penurunan, dengan hanya 3-4 penerbangan dalam seminggu ke rute-rute seperti Bali, Balikpapan, dan Singapura. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi bandara tersebut, terutama dalam menarik minat maskapai dan meningkatkan volume penumpang.

Meski demikian, Dhani Gumelar menegaskan bahwa Bandara Kertajati tetap memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, diharapkan bandara ini dapat menjadi salah satu gerbang utama bagi wisatawan dan pelaku bisnis di Jawa Barat.

Posko Mudik Tetap Didirikan

Guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Bandara Kertajati kemungkinan besar akan mendirikan posko mudik. Posko ini akan menjadi pusat informasi dan koordinasi bagi para pemudik, serta menyediakan berbagai fasilitas seperti layanan kesehatan, informasi transportasi, dan bantuan darurat.

"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik," tutup Dhani Gumelar. "Semoga Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi kita semua."